Reverse Repo, Broker Boy Thohir Borong Saham ENRG Rp206,85 Miliar
:
0
Ilustrasi emiten migas Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk
EmitenNews.com - PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. (TRIM) emiten broker atau sekuritas binaan Garibaldi Boy Thohir itu selaku pemegang saham PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) tercatat kembali menambah porsi kepemilikan sahamnya.
Catatan transaksi ENRG yang terbit Rabu (14/10) menyampaikan bahwa Trimegah telah membeli saham ENRG sebanyak 206.857.700 lembar saham di kocek harga Rp1.000 per saham pada tanggal 12 Oktober 2026.
Dengan harga tersebut, kalkulasi nilai transaksi pembelian mencapai Rp206,85 miliar.
"Tujuan dari transaksi ini untuk Reverse Repo dengan kepemilikan saham langsung," tutur ringkasan transaksi tersebut.
Sebagai catatan, reverse repo saham merupakan transaksi pembiayaan di mana pihak pemegang dana membeli saham dari pihak lain dengan perjanjian untuk menjual kembali saham tersebut di kemudian hari pada harga dan waktu yang telah disepakati.
Skema ini kerap dimanfaatkan sebagai sumber pendanaan jangka pendek dengan saham sebagai jaminan, dan merupakan kebalikan dari transaksi repo biasa.
Selepas transaksi tersebut, kepemilikan saham Trimegah Sekuritas di ENRG meningkat menjadi 3,43 miliar lembar saham atau setara 12,68%, dibandingkan sebelumnya sebanyak 3,22 miliar lembar saham atau 11,92%.
Adapun, sebelumnya juga PT Trimegah Sekuritas Indonesia sempat melakukan aksi penjualan dengan skema reverse repo pada 23 Desember 2025. Trimegah Sekuritas melepas sebanyak 632.606.400 saham ENRG pada harga Rp917 per saham.
Dengan transaksi tersebut, kepemilikan saham Trimegah Sekuritas di ENRG turun menjadi 3,15 miliar saham atau setara 11,96 persen.
Related News
Low Tuck Kwong Borong Lagi Saham BYAN, Gelontor Rp5,6 Miliar
ITMG Gelontor Rp7,86M untuk Eksplorasi Batu Bara di Kuartal III 2026
Emiten Perhiasan HRTA Cari Modal Tambahan untuk Borong Bahan Baku Emas
TC Bali United (BOLA) Sumbang 6% Pendapatan, Saham Naik 9,5%
GPSO Siap Tangkap Peluang Pertumbuhan Manufaktur Nasional
PART Jajaki Sektor Baru, Minta Restu RUPSLB Gelar Rights Issue Rp200M





