EmitenNews.com - PT Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO) merealisasikan progres penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham atau IPO sesuai roadmap bisnis yang telah ditetapkan hingga tahun 2027.

Hingga 30 Juni 2026, Perseroan telah menyalurkan dana IPO sebesar Rp57,74 miliar dari total dana bersih Rp100,23 miliar. Seluruh realisasi tersebut sesuai dengan rencana penggunaan dana yang disampaikan dalam Prospektus.

Dana tersebut digunakan untuk mendukung pengadaan persediaan atau pembelian bahan baku melalui anak usaha, PT Realfood Winta Asia. Penyalurannya dilakukan secara bertahap mengikuti kebutuhan operasional dan tahapan implementasi bisnis.

Direktur Utama RLCO, Edwin Pranata dalam keterangannya Senin (14/7/2026) menjelaskan, "Kami berkomitmen mengelola dana hasil IPO secara disiplin, efektif, dan bertanggung jawab. Setiap realisasi penggunaan dana dilakukan berdasarkan roadmap bisnis yang telah ditetapkan hingga tahun 2027 sehingga dapat mendukung kebutuhan operasional Perseroan sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham."

Sisa Dana Rp42,49 Miliar

Hingga akhir Juni 2026, RLCO masih memiliki sisa dana IPO sebesar Rp42,49 miliar. Dana tersebut ditempatkan di rekening giro Perseroan guna likuiditas dan akan direalisasikan bertahap sesuai target hingga 2027.

Direktur RLCO, Dwiadi Prastian Hadi, memastikan realisasi dana hingga semester I-2026 berjalan sesuai rencana dan tidak ada perubahan alokasi.

"Realisasi penggunaan dana hasil IPO hingga periode pelaporan masih berada dalam jalur yang telah direncanakan. Sisa dana tetap ditempatkan pada rekening giro Perseroan untuk menjaga fleksibilitas dan likuiditas sehingga siap digunakan sesuai tahapan implementasi. Hingga saat ini tidak terdapat perubahan maupun deviasi terhadap rencana penggunaan dana sebagaimana tercantum dalam Prospektus," jelas Dwiadi.