Rugi ACST Bengkak 1.083 Persen, Defisiensi Ekuitas Makin Dalam
:
0
Salah satu properti garapan perseroan. Foto: ACST
EmitenNews.com - PT Acset Indonusa Tbk (ACST) kembali membukukan rugi tahun berjalan sebesar Rp271,49 miliar, membengkak 1.083,4 persen dari rugi periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp22,94 miliar.
Perolehan pendapatan bersih juga tampak menurun 26,30 persen dari Rp1,21 triliun menjadi Rp891,82 miliar di semester I 2026. Di satu sisi, tekanan atas beban tampak jauh meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal itu juga turut membuat rugi per saham menjadi Rp16 per saham dari sebelumnya rugi Rp2 per saham.
Meski demikian, arus kas bersih dari aktivitas operasi mengalami penurunan 79,12 persen menjadi Rp56,43 miliar dari sebelumnya Rp270,26 miliar. Terdapat penurunan atas pembayaran kepada pemasok hingga pembayaran kepada karyawan.
Namun arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat hanya terdapat dari penerimaan pinjaman bank jangka pendek, pembayaran pinjaman bank jangka pendek, dan pembayaran biaya keuangan. Alhasil arus kas bersih dari aktivitas pendanaan tercatat Rp96,91 miliar, turun 56,28 persen dari Rp180,4 miliar.
Hingga akhir semester I 2026, posisi kas dan setara kas pada akhir tahun ACST membukukan Rp397,0 miliar.
Sementara dari sisi neraca, total aset ACST pada semester I 2026 menurun 6,38 persen menjadi Rp2,79 triliun dari Rp2,98 triliun pada akhir tahun 2025. Liabilitas tercatat naik 2,72 persen dari Rp3,31 triliun menjadi Rp3,40 triliun, dan terjadi defisiensi ekuitas sebesar Rp604,0 miliar membengkak 82,86 persen dari defisiensi ekuitas sebelumnya sebesar Rp330,3 miliar.
Related News
Pendapatan Susut, Semester I Laba WTON Tumbuh Minimalis
Pendapatan AMAN Semester I Tumbuh 5 Persen, Laba Bersih Justru Susut
MMIX Tunjukkan Pabrik Baru, Kebut Transformasi ke Bisnis FMCG
Memburuk, ini Performa Keuangan UNTR Paruh I 2026
SMSM Bagi Dividen Interim Rp230,35 Miliar, Cum Date 6 Agustus
TAXI Kapok Rugi, Laba Meroket 142 Persen, dan Aset Kian Gemuk





