Rugi Bengkak 68 Persen Jadi Rp2,69 Triliun, Defisit LPKR Tembus Rp10,96 Triliun
:
0
EmitenNews.com—PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menderita rugi bersih sebesar Rp2,692 triliun pada tahun 2022, atau membengkak 68,03 persen dibanding tahun 2021 yang tercatat rugi sebesar Rp1,602 triliun.
Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2022 telah audit emiten properti grup Lippo itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/3/2023).
Akibatnya, defisit terjun 32,5 persen menjadi Rp10,961 triliun. Jika dirunut, pendapatan turun 10,4 persen menjadi Rp14,808 triliun karena pendapatan dari lini usaha properti amblas 19,3 persen sisa Rp4,135 triliun.
Senada, pendapatan dari sarana gaya hidup pun melorot 42,9 persen menjadi Rp1,154 triliun. Tapi pendapatan dari lini usaha sarana kesehatan tumbuh 1,4 persen menjadi Rp9,518 triliun.
Menariknya, beban pokok pendapatan dapat dipangkas 19,4 persen menjadi Rp8,524 triliun. Alhasil, laba kotor terkerek 10,8 persen menjadi Rp6,149 triliun.
Related News
Hasnur Shipping (HAIS) Kemas Pendapatan Rp221M di Kuartal III 2026
Investasi Perdana Sandiaga Uno Borong 9,51 Juta Saham MUTU Nyaris Rp1M
Ekuitas Minus, Rugi Beruntun, ini Nasib Right Issue Emiten Andry Hakim
Dibuang MSCI, Laba Emiten Semen ini Tumbuh 363 Persen
Aset Jumbo, Pendapatan INET Melangit Ribuan Persen
Ekuitas Meledak, Laba DOOH Melambung 954,95 Persen





