EmitenNews.com - PT Menteng Heritage Realty (HRME) mencatatkan rugi bersih Rp6 miliar pada tahun buku 2025. Angka tersebut menyusut sekitar 94,23 persen dibanding episode sama tahun sebelumnya tekor Rp104 miliar.

Itu menyusul pendapatan relatif stagnan. HRME mencatat pendapatan Rp105 miliar, susut 10,26 persen dibanding posisi sama 2024 senilai Rp117 miliar. Koreksi terlihat dari beban usaha hampir sama dengan tahun sebelumnya.

Beban usaha tercatat relatif stabil. Beban pemasaran Rp3,78 miliar atau naik sekitar 2,15 persen dibanding Rp3,70 miliar di tahun sebelumnya. Beban usaha umum dan administrasi menjadi Rp54,5 miliar, naik 5,83 persen dibanding 2024 hanya RP51,5 miliar.

Dari sisi neraca, total aset menjadi Rp826,5 miliar dari sebelumnya Rp826,1 miliar, atau tumbuh 0,05 persen. Ekuitas terkoreksi menjadi Rp546 miliar dari sebelumnya Rp552 miliar. Liabilitas Rp279 miliar, melonjak dari akhir tahun 2024 sebesar Rp273 miliar.

Sejalan dengan kinerja tersebut, saham HRME juga masih berada dalam tren pelemahan sejak awal tahun. Hingga penutupan perdagangan Kamis (2/4) saham HRME turun 8 persen atau melemah 4 poin ke level Rp46. (*)