EmitenNews.com - Isu pengunduran diri Menteri Keuangan Sri Mulyani berhembus kencang bersamaan dengan peristiwa rumahnya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, digeruduk, dan dirusak massa, Minggu (31/8/2025) dini hari. Apalagi, karena dua wakil menteri keuangan, dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, kompak tutup mulut. Belakangan Airlangga membantah kabar tersebut.

Usai menghadiri rapat kabinet di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu, kepada pers, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan klarifikasi bahwa kabar tersebut tidak benar. 

Menko Airlangga Hartarto memastikan Menkeu Sri Mulyani masih dalam barisan Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka. 

Untuk meyakinkan pernyataannya, Airlangga menyebutkan, Sri Mulyani turut hadir dalam agenda rapat kabinet berdurasi sekitar 2 jam, yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam agenda itu, kata Airlangga, Sri Mulyani tidak menyampaikan pemaparan. Seluruhnya disampaikan oleh Presiden Prabowo.

Dalam beredarnya isu pengunduran diri itu, Minggu, Menkeu Sri Mulyani Indrawati dikabarkan telah menghadap Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan pengunduran dirinya. Tetapi, ada juga versi lain menyebut justru Presiden Prabowo yang memanggilnya ke Hambalang untuk meminta penjelasan.

Isu ini muncul di tengah sorotan publik terhadap posisi dan langkah politik mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, yang semakin diperbincangkan setelah penjarahan rumah pribadinya pada Minggu dini hari.

Isu pengunduran diri Menkeu Sri Mulyani Indrawati juga berhembus Maret lalu. Malah ketika itu, Mbak Ani, begitu sapaan akrabnya, dikabarkan mundur bersama Menko Airlangga Hartarto. 

Tetapi, dalam konferensi pers, di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan Jakarta, Selasa (18/3/2025), Sri Mulyani menegaskan dirinya tetap fokus menjalankan tugas negara untuk mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Untuk menegaskan rumor mengenai posisi Menkeu, posisi saya sampai sekarang tetap fokus menjaga tugas negara dan kepercayaan Presiden untuk mengelola APBN dan keuangan negara secara profesional,” kata Menkeu Sri Mulyani.

Menkeu menekankan bahwa bersama jajarannya, dia terus bertanggung jawab menjaga keuangan negara sebagai instrumen yang luar biasa penting bagi pencapaian dan tujuan pembangunan seperti disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto serta menjaga kepercayaan masyarakat.

“Saya tegaskan, saya ada di sini, berdiri dan tidak mundur,” ujar Sri Mulyani.

Ketika itu, dalam kesempatan terpisah, Menko Airlangga Hartarto juga menepis kabar bohong yang menyebut dirinya dan Menkeu Sri Mulyani berniat mundur dari Kabinet Merah Putih.

"Jadi, pertama saya tetap bekerja. Konsentrasi bekerja dan tidak ada rencana mundur," kata politikus Partai Golkar itu, saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/3/2025), untuk menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan otoritas terkait. ***