Rupiah Pagi ini Masih Melaju di Jalur Hijau
:
0
Nilai tukar Rupiah hari ini terhadap Dolar AS tercatat mengalami penguatan pada perdagangan Selasa (15/06/2026).
EmitenNews.com - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS tercatat mengalami penguatan pada perdagangan Selasa (15/06/2026) pagi. Berdasarkan pantauan dari konversi kirs Google hingga sekitar pukul 10:23 WIB, pasangan mata uang USD/IDR berada di level Rp17.710 per Dolar AS. Menguat dari level terakhir hari sebelumnya, Rp17.723 per dolar AS pada Senin.
Pantauan dari Bloomberg, rupiah pun dalam tren menguat, berada di angka Rp17.706 per dolar AS. Sedangkan di Tradingview mata uang Merah Putih hari ini masih stabil di level sehari sebelumnya, yakni Rp17.714 per dolar AS.
Namun 20 menit sebelumnya Trading Economics justru memberitakan rupiah melemah tipis dari Level tertinggi dalam tiga minggu. Rupiah melemah menjadi sekitar Rp 17.700 per dolar AS dalam perdagangan yang tipis menjelang libur pada hari Selasa, membalikkan kenaikan dari dua sesi sebelumnya dan mundur dari level tertinggi tiga minggu.
Menurut laporan tersebut sentimen melemah karena para pedagang khawatir tentang meningkatnya biaya untuk mempertahankan mata uang setelah cadangan devisa turun pada bulan Mei ke level terendah dalam hampir dua tahun, yang mengindikasikan intervensi bank sentral yang berkelanjutan.
Fundamental domestik juga lemah, dengan sentimen konsumen pada bulan Mei turun ke level terendah sejak September 2025 dan penjualan ritel April turun untuk pertama kalinya dalam setahun.
Risiko eksternal menambah tekanan karena Washington bersiap untuk secara bertahap memberlakukan tarif 18% pada barang-barang Indonesia mulai 24 Juli, yang mengancam ekspor dan arus masuk modal.
Namun, kerugian dibatasi oleh optimisme bahwa Bank Indonesia mungkin tetap hawkish setelah total kenaikan suku bunga sebesar 75 bps sejak Mei. Secara global, dolar AS stabil menjelang keputusan kebijakan pertama Fed di bawah Ketua baru Kevin Warsh.(*)
Related News
Resmi Jepang Patok Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 31 Tahun
Permintaan Melemah, HPE dan HR Emas Periode II Juni 2026 Ikut Turun
Pasar Amerika dan Eropa Meningkat, Ikan Nila Jadi Andalan Ekspor RI
Uni Eropa Buka Akses Ekspor Produk Perikanan RI, Ikan Lele Laris
Utang LN Pemerintah Meningkat, 22 Persen Untuk Kesehatan dan Sosial
US-Iran Mulai Akur, Rupiah Ikut Terangkat





