RUPSLB TAYS Rombak Direksi dan Komisaris
Pengurus Jaya Swarasa pada suatu kesempatan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.
Rapat yang berlangsung di Gedung Supermarket Rezeki, Gambir ini dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 600,50 juta saham atau setara dengan 54,65 persen dari total saham dengan hak suara yang sah.
Dalam mata acara pertama, RUPSLB menyetujui pengunduran diri Melania Halim dari jabatannya sebagai Direktur TAYS. Rapat juga memberikan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) atas seluruh tindakan pengurusan selama masa jabatannya.
Sebagai penggantinya, TAYS mengangkat Benny Anwar sebagai Direktur yang baru, efektif sejak ditutupnya rapat.
Dengan demikian, susunan Direksi PT Jaya Swarasa Agung Tbk menjadi sebagai berikut:
- Direktur Utama: Alexander Anwar
- Direktur: Benny Anwar
Pada mata acara kedua, RUPSLB juga menyetujui pengunduran diri Djoni Tatan dari posisi Komisaris Independen.
Rapat menetapkan Jaya Yulianto sebagai Komisaris Independen yang baru.
Adapun susunan Dewan Komisaris Perseroan menjadi:
- Komisaris Utama: Anwar Tay
- Komisaris Independen: Jaya Yulianto
Dalam keterangan tertulis yang tercantum di keterbukaan informasi, perseroan juga memberikan kuasa kepada Direksi untuk menindaklanjuti seluruh keputusan rapat, termasuk menuangkannya dalam akta notaris serta melaporkannya kepada instansi berwenang.
Sementara itu, sebelum libur Jumat Agung, perdagangan TAYS pada Kamis (2/4) ditutup dengan penurunan 6,35 persen atau anjlok empat poin ke level Rp59.
Related News
Aksi Borong Direksi! Saham SIDO Dibeli di Harga Rp515 per Lembar
WOMF Bagi Dividen Rp12,28 per Saham, Catat Tanggal Pentingnya!
Danantara Caplok PNM Investment Management, Nilai Transaksi Rp345M
Kinerja 2025 Solid, MTEL Siap Dukung Pemerataan Digitalisasi Nasional
Pendapatan Merosot, Laba CASA Terkoreksi 7,3 Persen di 2025
Akhiri 2025, Performa Mitratel (MTEL) Nyaris Stagnan





