EmitenNews.com - Garibaldi Thohir mengurangi timbunan saham Essa Industries (ESSA). Kakak kandung Erick Thohir itu, diketahui melucuti saham ESSA sebanyak 195 juta eksemplar. Transaksi senyap tersebuh telah dipatenkan pada 13 April 2026. 

Transaksi pria dengan nama panggilan Boy Thohir tersebut dibantu Ciptadana Sekuritas Asia, But Deutsche Bank AG, dan Trimegah Sekuritas Indonesia. Namun, aksi divestasi tersebut dilakukan dalam tradisi senyap. So, harga jual, nilai transaksi, dan tujuan belum bisa diendus.

Kalau dikalkulasi dengan penutupan perdagangan saham ESSA edisi 13 April 2026 di level Rp765 per lembar, maka transaksi tersebut kurang lebih bernilai Rp149,17 miliar. Namun, harga perkiraan tersebut bisa berubah tergantung dengan nilai divestasi yang telah disepakati.

Menyusul pelaksanaan divestasi, koleksi saham ESSA dalam genggaman Boy Thohir tersisa 2,31 miliar eksemplar alias 13,41 persen. Terdilusi 1,14 persen dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi 2,5 miliar lembar. Donasi saham sebelum transaksi sekitar 14,55 persen. 

Di sisi lain, gerak saham ESSA sangat impresif, dan terus meroket. Sepanjang perdagangan Selasa, 14 April 2026, saham ESSA melesat 65 poin setara 8,5 persen menjadi Rp830. Sejak awal tahun, saham ESSA melambung 215 poin alias 34,96 persen dari posisi 2 Januari 2026 di kisaran Rp615 per lembar. (*)