Saham Melaju Kencang, Ternyata Ini Sosok Di Balik Graha Mitra Asia (RELF)
:
0
EmitenNews.com -Setelah mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 22 Juni 2023, Laju saham PT Graha Mitra Asia Tbk (RELF) masih terus melesat kencang. Hal ini dapat terlihat dari data perdagangan bahwa RELF telah naik lebih dari 2 kali lipat dari harga perdananya di level 90 per saham.
Bahkan pada perdagangan kemarin, Senin (10/7/2023), saham RELF masih menguat dari harga pembukaan di 167 ke level 183 atau 16 poin setara 9,58 persen. Saham emiten properti ini ditransaksikan sebanyak 7.992 kali, dengan nilai transaksi sebesar Rp23,61 miliar.
Di balik laju kencang sahamnya, Ivan Darmanto, Direktur Utama RELF menyebut bahwa kinerja perseroan memang sedang dalam performa terbaik untuk saat ini, perseroan yang memiliki proyek di Greenland Kemang seluas 13 Ha ini sedang melakukan persiapan untuk pembukaan dua proyek baru yang berlokasi di Semplak Bogor dan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sehingga di tahun ini Perseroan akan memiliki tiga proyek dengan estimasi akan dibangun lebih dari 1.300 unit rumah.
Masih menurut Ivan, Perseroan baru berdiri di tahun 2018, tetapi jauh sebelum itu Perseroan memiliki pengalaman dan track record yang panjang di bidang pengembang perumahan. RELF yang menjadi bagian dari Relife Property ini langsung dapat mengakselerasi bisnisnya, sehingga dapat mengejar pertumbuhan dengan cepat. “Perseroan juga mencatatkan penjualan yang bagus, dimana hingga Juni 2023 ini, jumlah booking dan akad sebanyak 168 unit,” ujar Ivan Darmanto dalam keterangan kepada Media, Selasa (11/7/2023).
Relife Property yang menjadi pemegang saham RELF ini didirikan oleh Ghofar Rozaq Nazila pada tahun 2005. Relife Property memiliki pengalaman di bidang pengembang Perumahan dan telah menerima banyak penghargaan diantaranya Indocement Award, Property Indonesia Award, BTN Property award dan banyak lagi.
Related News
Atasi Kendala Overcapacity, SMGR Pacu Ekspor dan Transformasi Bisnis
Saham Produsen GT Man (RICY) Top Loser, Direksi Jual Habis Kepemilikan
Usai Jual Aset Rp65M, Lancartama Sejati (TAMA) Ungkap Diakuisisi DBS
WSKT Catat Kontrak Baru Rp3,1 Triliun, Kebut Bandara Timor Leste
RATU Bagi Dividen Rp122,17 Miliar, 46 Persen Laba 2025
Aktor hingga Keponakan Luhut Kompak Mundur usai RAAM Merugi Rp34M





