EmitenNews.com - Kalbe Farma Tbk (KLBF) melalui PT EMOS Global Digital menandai satu dekade perjalanan dengan menyelenggarakan National EMOS Talkshow (NET) 2026. Forum kolaborasi itu, mempertemukan regulator, tenaga kefarmasian, industri kesehatan, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong transformasi ekosistem kesehatan Indonesia.

Acara tahun ini mengusung tema "EMOS Xtraordinary Decade: Connecting Healthcare, Empowering The Future". NET 2026 juga menjadi momentum peluncuran berbagai inovasi digital terbaru dari EMOS. EMOS merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Selama satu dekade, EMOS terus berkembang sebagai platform yang menghubungkan berbagai pemangku kepentingan kesehatan dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi. Kami percaya bahwa transformasi kesehatan membutuhkan kolaborasi, inovasi, dan pemanfaatan teknologi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. NET 2026 menjadi momentum untuk melangkah menuju dekade berikutnya dengan menghadirkan solusi digital yang semakin relevan bagi ekosistem kesehatan Indonesia," ujar Direktur PT EMOS Global Digital, Eddy T. Nawawi.

Momentum perayaan 10 tahun EMOS juga diwarnai dengan pencapaian penting melalui pemenuhan standar Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) bagi Penyelenggara Sistem Elektronik Farmasi (PSEF). Hal ini menjadi tonggak penting dalam penguatan tata kelola platform digital perusahaan. Perayaan 10 tahun EMOS disambut baik oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

“Transformasi pelayanan kefarmasian menuntut pergeseran dari orientasi logistik menuju layanan klinis, digital, dan berbasis kinerja, dengan menempatkan patient first sebagai landasan utama. Pada akhirnya, transformasi ini bukan sekadar tentang obat, tetapi tentang keselamatan pasien dan terwujudnya derajat kesehatan yang lebih baik,” tutur Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Dr. L. Rizka Andalucia.

“Momentum satu dekade EMOS, hendaknya menjadi pengingat bahwa inovasi digital bukan tujuan akhir, tujuan kita adalah menghadirkan sistem pelayanan kefarmasian yang semakin aman, semakin tangguh, dan semakin dipercaya masyarakat. Teknologi dapat mempercepat distribusi obat tetapi hanya pengawasan yang cerdas yang mampu menjaga kepercayaan. Mari kita terus memperkuat sinergi, membangun kepercayaan, serta mendorong inovasi berorientasi pada perlindungan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi saya yakin kita dapat mewujudkan sistem distribusi obat yang semakin tangguh, terpercaya, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), Prof. dr. Taruna Ikrar.

Sejak berdiri, EMOS telah berkembang menjadi platform  digital menghubungkan lebih dari 50 ribu apotek dan fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia. Sebagai bagian dari Kalbe Group, EMOS terus memperkuat perannya dalam menghadirkan solusi digital menghubungkan industri kesehatan, regulator, tenaga kefarmasian, serta para pengambil keputusan untuk menciptakan ekosistem kesehatan lebih terintegrasi.

Pada penyelenggaraan NET 2026, EMOS menghadirkan EMOS Metaverse, platform virtual menghadirkan pengalaman acara secara lebih interaktif melalui teknologi Interactive 3D Immersive Experience. Peserta dapat menjelajahi lingkungan virtual menyerupai pameran secara langsung, mengunjungi booth dan toko virtual para sponsor, mengakses materi edukasi, serta membangun interaksi dengan sesama peserta dalam satu ekosistem digital terintegrasi.

EMOS Metaverse menghadirkan pengalaman disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Apoteker dapat mengikuti berbagai sesi ilmiah, mengakses materi edukasi, serta memperluas wawasan mengenai perkembangan regulasi, praktik kefarmasian, dan inovasi di sektor kesehatan.

Sementara itu, Key Person Decision Makers (KPDM) memperoleh pengalaman berbeda melalui konsep Digital Economy. Di antaranya, berpartisipasi di rangkaian pre-event dengan berbagai penawaran khusus dan memperoleh berbagai keuntungan yang dapat dimanfaatkan saat acara utama berlangsung. KPDM juga dapat melakukan eksplorasi dan transaksi secara langsung di berbagai store virtual, termasuk YOUC1000 dan Nicorette, yang menghadirkan pengalaman belanja digital secara lebih interaktif dan imersif. Selain itu, konsep ini juga didukung oleh berbagai mitra lainnya, seperti DKT Indonesia, Darya-Varia, InovaPharma, Haleon, Henson, Menarini, Reckitt, BCA, dan ICS, turut menghadirkan digital booth interaktif.