Selat Hormuz Dibuka Sebagian, Harga Minyak Tertahan di USD75
:
0
Harga minyak mentah dunia bergerak stagnan di kisaran USD75 per barel pada perdagangan Kamis setelah mengalami penurunan selama tiga sesi berturut-turut setelah Selat Hormuz dibuka sebagian. Ilustrasi: Magnific
EmitenNews.com - Harga minyak mentah dunia bergerak stagnan di kisaran USD75 per barel pada perdagangan Kamis setelah mengalami penurunan selama tiga sesi berturut-turut. Berdasarkan laporan Trading Economics pada Kamis kondisi ini dipengaruhi oleh kesepakatan antara Iran dan Oman terkait rute pengiriman melalui Selat Hormuz yang memicu ekspektasi peningkatan aliran energi dari kawasan Timur Tengah.
Perkembangan harga komoditas energi global ini menjadi perhatian bagi pasar domestik Indonesia, mengingat pergerakan harga minyak mentah berpengaruh langsung pada subsidi energi, beban impor migas, serta inflasi nasional. Kesepakatan tersebut membuka peluang kelancaran jalur pasokan meskipun Teheran menegaskan pembukaan jalur tersebut belum sepenuhnya permanen.
Pernyataan bersama dari kedua negara saat ini sedang ditinjau dan dalam tahap penyusunan akhir, dengan rute yang diusulkan diperkirakan akan tetap beroperasi selama dua hingga empat bulan, meskipun Teheran menekankan bahwa kesepakatan tersebut tidak berarti pembukaan kembali sepenuhnya jalur air strategis tersebut.
Di sisi lain, pejabat Amerika Serikat menyatakan keyakinan bahwa kesepakatan damai dengan pihak Iran semakin dekat. Meski demikian, para investor global maupun pelaku pasar di kawasan Asia tetap mengambil sikap waspada terhadap prospek stabilitas geopolitik dan keberlanjutan perdamaian di kawasan tersebut.
Risiko terhadap keamanan jalur pelayaran regional juga masih membayangi pasar minyak. Kelompok militan Houthi di Yaman mengklaim telah menargetkan kapal tanker minyak milik Arab Saudi di Teluk Aden serta melontarkan ancaman terhadap kapal-kapal lain yang melintas di kawasan Laut Merah. Potensi gangguan distribusi tersebut terus menjadi faktor penahan penurunan harga minyak bumi secara lebih lanjut.(*)
Related News
Kejar Aset Kewajiban BLBI, Pemerintah Siapkan Sejumlah Strategi
Rupiah Turun ke Rp17.884, Pasar Waspadai Hal Ini
Emas Dunia Rebound, Kok Emas Antam Turun?
Harga Minyak Turun, Bitcoin Jadi Buruan Investor
Suku Bunga AS Berpotensi Naik, Dolar Bertahan di Level 100,3
Harga Nikel-Batu Bara Naik, Angin Segar Emiten Minerba





