Setahun Lebih Menjabat, Dirut NETV Lie Halim Mengundurkan Diri
Potret Lie Halim, Direktur Utama PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV).
EmitenNews.com - Kabar pengunduran diri datang dari PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV). Emiten media tersebut mengumumkan mundurnya sosok kunci Direktur Utama, Lie Halim.
Corporate Secretary, Cecil Samantha Sasmita dalam keterangan resminya pada Senin (23/2/2026) mengabarkan bahwa perseroan pada Jumat, 20 Februari 2026 telah menerima surat pengunduran diri Lie Halim selaku Direktur Utama.
“Pada tanggal 20 Februari 2026, Perseroan telah menerima surat Pengunduran Diri dari Bapak Lie Halim selaku Direktur Utama Perseroan,” demikian pernyataan Cecil dalam laporan informasi atau fakta material.
Meski ditinggal pucuk pimpinan, Cecil menjelaskan peristiwa tersebut tidak berdampak terhadap kegiatan operasional maupun kondisi keuangan perusahaan.
“Informasi atau fakta material ini tidak memiliki dampak pada kondisi keuangan Perseroan dan kelangsungan usaha Perseroan,” tulis perseroan.
Hingga saat ini belum disampaikan alasan pengunduran diri maupun calon pengganti Direktur Utama. Perseroan juga belum mengumumkan jadwal Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk memutuskan perubahan susunan direksi.
Sebagai informasi tambahan, Lie Halim menduduki posisi Direktur Utama MDTV sejak RUPSLB pada November 2024. Ia diangkat sebagai Dirut NETV berdasarkan akta No.45 tanggal 7 November 2024 untuk masa jabatan hingga penutupan RUPS yang akan diselenggarakan pada 2026.
Lie diketahui memiliki rekam jejak yang panjang di dunia pertelevisian. Terhitung, ia sempat memegang posisi kunci di berbagai stasiun TV nasional, seperti Dirut Indosiar, Dirut Surya Citra Media, dan Komisaris Utama Net Visi Media Tbk.
Adapun, pada intraday perdagangan Senin (23/2/2026), saham NETV terpantau menurun 0,84 persen ke level Rp118.
Related News
Kolaborasi BREN-SLB Siap Cari Proyek Panas Bumi hingga Luar Negeri
Buyback Rp250 Miliar, RAJA Tegaskan Jaga Free Float di Atas 15 Persen
Beruntun! Komisaris MDKA Asal Inggris Akumulasi Saham Senilai Rp4,47 M
Senyap, Pengendali ADMR Akumulasi 176,6 Juta Saham
Anak Usaha BREN Gandeng SLB Garap Proyek Panas Bumi Sekincau
Selangkah Lagi, BLUE Menuju Ekosistem EV?





