Siap-siap! Besok, Pemerintah Lelang SUN dengan Target Rp33 Triliun
Gedung Kemenkeu lelang SUN. FOTO-DOK Kemenkeu
EmitenNews.com - Pemerintah tengah bersiap menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN). Rencananya, SUN tersebut terdiri dari sembilan seri.
Mengutip keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu pada pekan lalu, seri SUN yang akan dilelang adalah tiga seri SPN dengan kupon diskonto. Di antaranya SPN01260221, SPN12260423, dan SPN12270107.
Kemudian ada enam seri FR. Masing-masing adalah FR0109 dengan kupon 5,875%, FR0108 kupon 6,5%, FR106 kupon 7,125%, FR0107 kupon 7,125%, FR0102 kupon 6,875%, dan FR0105 kupon 6,875%.
Lelang tersebut akan berlangsung mulai pukul 09:00 WIB hingga 11:00 WIB pada Selasa (20/1).
Dari sini, pemerintah menetapkan target indikatif Rp33 triliun dengan target maksimal 150% dari target indikatif.
Sebagai tambahan informasi, Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price).
Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.
Pemerintah pun memiliki hak untuk menjual kesembilan seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp1.000.000.
Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Peserta Lelang sebagaimana diatur dalam PMK No. 168/PMK.08/2019. (*)
Related News
ITDC Gandeng Investor Spanyol Kembangkan Vila Premium di Mandalika
Melonjak Rp40.000, Harga Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta Per Gram
Masih Fase Pertumbuhan, Penerapan DMO Biomassa Dianggap Belum Mendesak
Kuatnya Permintaan Domestik Diprediksi Angkat Sektor-Sektor Berikut
1.236 Industri Bakal Produksi Perdana Pada 2026
Mulai Produksi Tahun Ini, 1.236 Perusahaan Bakal Serap 218.892 Naker





