Siapkan Capex Rp20M, SDPC Fokus Upgrade IT dan Ekspansi Distribusi
:
0
Potret manajemen ?PT Millenium Pharmacon International Tbk.
EmitenNews.com - PT Millenium Pharmacon International Tbk (SDPC) menargetkan belanja modal atau capex sebesar Rp20 miliar untuk tahun 2026. Dana tersebut difokuskan untuk penguatan sistem teknologi informasi (IT), peningkatan perangkat komputasi, serta renovasi kantor guna menunjang optimalisasi kinerja perseroan.
Direktur Utama SDPC, Imam Fathorrahman menjelaskan, nilai capex di tahun 2026 relatif lebih kecil dibandingkan realisasi 2025, karena sebagian besar investasi gedung telah diselesaikan di tahun tersebut.
Pada 2025, perseroan telah menyelesaikan pembangunan cabang baru di Denpasar, Bekasi, dan Palu, sekaligus peningkatan gedung pusat yang berlokasi di Bekasi.
“Target kami di tahun 2026 menganggarkan belanja sebesar 20 miliar, karena sebagian besar capex untuk gedung telah dibiayakan sepenuhnya di 2025. Jadi untuk 2026 sebetulnya very minimum, dan ekspektasi kami prioritas untuk information technology, termasuk peningkatan sistem komputasi, dan juga renovasi office,” ujar Imam dalam Public Expose SDPC di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Selain penguatan infrastruktur digital, SDPC juga menargetkan ekspansi distribusi ke sejumlah daerah, khususnya Indonesia Wilayah Timur meliputi Palangkaraya, Kupang, Kendari, Gorontalo, Ambon hingga Jayapura. Sebab, saat ini distribusi ke wilayah timur masih melalui sub-distributor lokal.
Perseroan memperkirakan kebutuhan investasi pembukaan setiap cabang baru mencapai Rp5 miliar. Namun, realisasi tersebut diproyeksikan baru berjalan pada 2027 setelah perseroan menyelesaikan pemetaan pasar dan memperoleh kepastian potensi penjualan dari para prinsipal.
“Strategi ekspansi tersebut merupakan part of agenda perseroan untuk meningkatkan market share dan market penetrasi. Dari titik-titik itu memang Indonesia Timur memiliki potensi yang sangat besar serta diproyeksikan memberikan kontribusi positif baik dari revenue maupun kualitas profitabilitas,” tuturnya.
Senada, Direktur SDPC Mohamad Fazly bin Hassan juga menuturkan, fokus SDPC pada tahun 2026 mengoptimalkan jaringan distribusi Millenium Pharmacon International (MPI) yang tersebar di berbagai wilayah meliputi Jawa, Sumatra dan Kalimantan dengan total 37 cabang.
“Walaupun kita juga ada plan sebenarnya untuk IKN, tapi kita hold dulu. Kita menunggu status IKN di sana bagaimana. Saat ini lebih fokus pada efisiensi,” ujar Fazly.
Di sisi lain, SDPC juga berencana membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp3 per saham atau setara Rp3,1 miliar. Rencana tersebut didukung kenaikan laba bersih pada tahun 2025 mencapai Rp38 miliar, meningkat dibanding Rp16 miliar pada tahun sebelumnya.
Related News
Dapat Restu Investor, Right Issue CBRE Tinggal Selangkah
SOFA Gabung Konsorsium PSEL Danantara-Zhejiang Weiming, Garap 2 Kota!
Aksi Serok Saham BAPA, Belvin Ngaku Tak Sadar Akumulasi 7 Persen Lebih
Makin Solid, mahakaX (ABBA) Perkuat Keberlanjutan Kinerja Positif
Merck (MERK) Sebar Dividen Rp275 per Lembar, Setara Separuh Laba 2025
PGUN Sisihkan Rp119 Miliar Laba Ditahan, Dividen Tetap Jalan





