EmitenNews.com - PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) semakin optimis menjalankan bisnis pada tahun ini. Didukung semakin pulihnya roda perekonomian serta kenaikan tarif angkut, membuat emiten transportasi laut ini yakin akan mencatat kinerja yang cemerlang pada 2022.

 

Dari segi finansial, Perseroan optimis pendapatan usaha tahun ini akan meningkat sekitar 20% hingga 25% dari realisasi pendapatan usaha pada tahun 2021, yang sebesar US$42,02 juta. Bahkan, laba bersih tahun ini, diperkirakan melonjak hingga 100% dari capaian tahun sebelumnya yang sebesar US$4,05 juta.

 

"Kami berharap target kenaikan pendapatan hingga 25%, dan laba bersih naik 100% dapat terwujud pada tahun ini. Hal itu karena didukung dari kombinasi kenaikan harga dan volume angkut pada tahun ini. Utilisasi kami saat ini, bisa dikatakan sudah penuh, kecuali kapal ada kerusakakan atau lagi docking,"tegasnya.

 

Lebih lanjut Direktur sekaligus Corporate Secretary TPMA, Rudy Sutiono menambahkan, untuk mendukung target tersebut Perseroan telah menganggarkan belanja modal atau (capital expenditure/Capex) sekitar US$14 juta pada tahun ini,

 

"Dana capex tersebut akan dipergunakan untuk pembelian 2 - 3 set kapal tunda dan tongkang dan pemeliharaan armada kapal, serta investasi senilai US$3 juta dalam perusahaan ventura PT Trans Logistik Perkasa bersama-sama dengan PT Pacifik Pelayaran Indonesia dan T&J Industrial Holding Ltd untuk mengangkut nikel di wilayah Indonesia Tengah dan Timur,"pungkasnya.