IDXINDUST

 0.52%

IDXINFRA

 0.28%

IDXCYCLIC

 0.98%

MNC36

 0.74%

IDXSMC-LIQ

 0.43%

IDXHEALTH

 1.10%

IDXTRANS

 2.42%

IDXENERGY

 1.40%

IDXMESBUMN

 0.75%

IDXQ30

 0.87%

IDXFINANCE

 0.63%

I-GRADE

 0.73%

INFOBANK15

 0.75%

COMPOSITE

 0.71%

IDXTECHNO

 0.70%

IDXV30

 0.67%

ESGQKEHATI

 0.64%

IDXNONCYC

 0.13%

Investor33

 0.67%

IDXSMC-COM

 0.76%

IDXBASIC

 0.97%

IDXESGL

 0.75%

DBX

 1.37%

IDX30

 0.65%

IDXG30

 0.40%

ESGSKEHATI

 0.67%

KOMPAS100

 0.77%

PEFINDO25

 1.13%

BISNIS-27

 0.67%

ISSI

 0.79%

MBX

 0.64%

IDXPROPERT

 0.52%

LQ45

 0.59%

IDXBUMN20

 0.91%

IDXHIDIV20

 0.71%

JII

 0.90%

IDX80

 0.77%

JII70

 0.84%

SRI-KEHATI

 0.71%

SMinfra18

 0.42%

KB Bukopin
victoria sekuritas

Simak! Berikut Skenario Gelontoran Dividen Indosat (ISAT) Rp2 Triliun

23/08/2022, 06:20 WIB

Simak! Berikut Skenario Gelontoran Dividen Indosat (ISAT) Rp2 Triliun

EmitenNews.com - PT Indosat (ISAT) akan membagikan dividen tunai Rp6,99 triliun. Dividen itu terdiri dari seluruh laba bersih tahun buku 2021 senilai Rp6,75 triliun, ditambah sebagian laba ditahan belum dicadangkan tahun lalu Rp249,1 miliar.


Pada Desember lalu, Indosat telah membagikan dividen interim Rp4,99 triliun atau setara Rp920,14 per lembar. Lalu, sisanya sekitar Rp2 triliun atau sekitar Rp248,06 per saham akan dibagikan pada 21 September 2022. Keputusan itu, telah ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa Indosat pada Kamis, 18 Agustus 2022 pukul 13.11-13.31 WIB.


Dan, jadwal pembagian dividen tunai perseroan sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 26 Agustus 2022. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 29 Agustus 2022. Cum dividen pasar tunai pada 30 Agustus 2022. Ex dividen pasar tunai pada 31 Agustus 2022.


Tanggal daftar pemegang saham berhak mendapat dividen pada 30 Agustus 2022 pukul 16.00 WIB. Tanggal pembayaran dividen pada 21 September 2022. Sepanjang 2021, Indosat mencatat pendapatan Rp31,4 triliun, melejit  12,4 persen dari periode sama tahun sebelumnya. Hasil itu didukung layanan selular dengan kontribusi 80,9 persen atau sejumlah Rp25,4 triliun.


Selanjutnya, multimedia, komunikasi data, internet (MIDI) 17,3 persen atau setara Rp5,42 triliun. Lalu, telekomunikasi tetap menyumbang 1,8 persen atau selevel Rp574,84 miliar. Laba bersih terkumpul Rp6,75 triliun, meningkat Rp7,5 triliun atau berbanding dari posisi tahun sebelumnya mencatat rugi tahun berjalan Rp630,16 miliar. (*)



Author: J S