IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Simpul Ekonomi Lampung, Bakauheni Harbour City Sedot Investasi Rp1 Triliun

18/10/2021, 10:00 WIB

Simpul Ekonomi Lampung, Bakauheni Harbour City Sedot Investasi Rp1 Triliun

EmitenNews.com - Proyek Strategis Nasional Bakauheni Harbour City Lampung Selatan (Lamsel) menyedot investasi Rp1 triliun. Berdasar rencana, investasi itu untuk membangun sejumlah lokasi. Misalnya, Krakatau Park, Masjid Bakauheni sekaligus mercusuar, Museum Menara Siger, dan infrastruktur air bersih.


Selain itu, juga untuk membangun creative hub sebagai sarana membuka lapangan pekerjaan sektor industri, ekonomi kreatif, dan objek wisata lain. ”Jadi, investasi keseluruhan satu kawasan Bakauheni Harbour City investasinya senilai itu,” tutur Menteri BUMN Erick Thohir, di Lamsel, Sabtu (16/10).


Tahap awal, investasi sebesar Rp45 miliar. Nanti, ada masjid berkapasitas 2.000 orang. Dua tahun ini, akan fokus pada pembangunan pusat UMKM, Creative Hub, Krakatau Park, pembangunan infrastruktur dasar, dan air bersih. Pada 2023 rencana nilai awal investasi infrastruktur dasar mencapai Rp300 miliar. ”Krakatau Park akan dibangun medio 2022 sekitar Juli atau Agustus,” imbuhnya.


Lampung memiliki potensi cukup banyak. Dengan adanya jalan tol dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah ini. Potensi Bakauheni Harbour City mampu dikembangkan sebagai tempat tujuan wisata. Sebelum Covid-19 pariwisata 78 persen wisatawan lokal, dan 20 persen wisatawan mancanegara. (*)


 


Author: J S