SMDR Caplok 20 Persen Saham Entitas Usaha KLBF, Ini Tujuannya
:
0
EmitenNews.com—PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melalui anak usaha PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT) yaitu PT Mostrans Global Digilog (Mostrans) menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Samudera Indonesia Tbk (Samudera) untuk mengembangkan inovasi digital di bidang logistik. Dalam Nota Kesepahaman tersebut, Samudera akan melakukan investasi sebesar 20% kepemilikan pada Mostrans.
"Disrupsi di era digital menciptakan tantangan baru di dunia logistik. Kolaborasi Kalbedan Samudera melalui Mostrans merupakan langkah strategis untuk menciptakan keunggulan kompetitif dan akan mendorong transformasi digital di sektor logistik secara lebih cepat," kata Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Vidjongtius.
Vidjongtius juga menyatakan bahwa melalui sinergi antara inovasi teknologi digital Mostrans yang didukung Kalbe Group sebagai market leader di bidang kesehatan, dengan pengalaman, keahlian, dan jaringan Samudera Indonesia, maka kolaborasi ini diyakini akan menghasilkan strategi pengembangan inovasi berbasis teknologi digital yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kinerja di bidang logistik.
"Kolaborasi dalam menerapkan inovasi digital dalam kegiatan distribusi transportasi logistik menjadi hal yang sangat strategis bagi pertumbuhan kedua perusahaan." kata Direktur Utama PT Samudera Indonesia Tbk, Bani Maulana Mulia.
Menurut Bani, Kalbe adalah perusahaan farmasi kebanggaan Indonesia, yang tidak hanya menjadi market leader di Indonesia namun juga telah merambah pasar internasional. Kolaborasi antara Kalbe dan Samudera bertujuan untuk dapat memperkuat sinergi keunggulan masing-masing perusahaan. Distribusi produk Kalbe di dalam negeri dan di pasar ekspor masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat besar.
Related News
PBV Menarik, Penghuni Tetap MSCI, Laba GGRM Melejit Ratusan Persen
Barito Pacific Raup Pendapatan USD8,69 Miliar per September 2026
Pasar Aset Kripto Tertekan, Kinerja COIN Terdongkrak Segmen Derivatif
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi





