Soal Pusat Potong Anggaran, Mensesneg Bilang Tetap Dinikmati Daerah
Ilustrasi program makan bergizi gratis di sebuah sekolah. Dok. Tebuireng Online.
Bagusnya, Syahar mengaku daerahnya masih bisa bertahan berkat sektor pertanian dan peternakan yang menjadi andalan. Namun, ia mengaku khawatir dengan kondisi kabupaten lain yang tidak memiliki potensi pangan sekuat Sidrap.
“Alhamdulillah, hasil panen dan harga telur di Sidrap bagus. Tapi sebagai kepala daerah, kami harus melakukan efisiensi maksimal. Dan itu sudah kami lakukan,” jelasnya.
Wamendagri Bima Arya Sugiarto meminta kepala daerah tidak terlalu banyak mengeluh atas pemotongan TKD. Menurut mantan Wali Kota Bogor ini, pemerintah daerah perlu melakukan efisiensi dan mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.
Bima Arya menegaskan, setiap daerah harus mampu menggali keunggulan lokal sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru, seperti sektor pariwisata, ekonomi kreatif, atau perikanan. ***
Related News
Fasilitas RFCC Jadi Mesin Hilirisasi Pertamina di Kilang Balikpapan
Lindungi Petani, Pemerintah Siap Salurkan SPHP Jagung 500 Ribu Ton
Sita 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal, Mentan Pastikan Tak Ada Toleransi
OTT Pertama 2026, Kasus Pengurangan Nilai Pajak KPK Tangkap 8 Orang
Bukan Wacana! Pertamina dan MIND ID Siapkan Energi Pengganti LPG
Stok Beras Nasional Aman Hingga Lebaran, Bulog Buka Peluang Ekspor





