SRAJ Proyeksi Modal Kerja Rp350 Miliar, Simak Alokasinya
:
0
Gedung baru Mayapada Hospital besutan Sejahteraraya berdiri kukuh. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Sejahteraraya (SRAJ) sepanjang 2025 memproyeksi modal kerja Rp350 miliar. Itu untuk menjalankan operasional perseroan. Maklum, sepanjang tahun ini, perseroan melanjutkan pembangunan sejumlah rumah sakit.
Yaitu, pembangunan Mayapada Hospital Jakarta Timur, memulai pembangunan Mayapada Apollo Batam International Hospital, dan proyek perluasan Mayapada Hospital Jakarta Selatan. Perseroan menargetkan untuk memiliki 10-12 rumah sakit di kota besar, dan tetap fokus untuk mengoptimalkan operasional rumah sakit sudah ada.
Tahun lalu, perseroan telah membuka satu unit rumah sakit baru yaitu Mayapada Hospital Nusantara berlokasi di Ibu Kota Nusantara. Dengan begitu, perseroan telah memiliki 7 unit rumah sakit. Meliputi Mayapada Hospital Tangerang, Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Mayapada Hospital Bogor, Mayapada Hospital Kuningan, Mayapada Hospital Surabaya, Mayapada Hospital Bandung, dan Mayapada Hospital Nusantara.
Perseroan juga terus berkomitmen mengembangkan, dan meningkatkan pelayanan kesehatan. Itu terlihat dari pendapatan 2024 tumbuh di atas 20 persen, dan EBITDA tumbuh di atas 30 persen. ”Pengembangan itu, akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan perseroan ke depannya,” terang Arie Farisandi, Corporate Secretary Sejahteraraya Anugrahjaya.
Kebutuhan modal kerja grup perseroan dalam pengembangan bisnis usaha melalui pembangunan maupun perluasan beberapa proyek rumah sakit untuk tiga tahun ke depan telah terpenuhi dengan penerbitan surat utang, dan private placement yang akan dilakukan. Perseroan juga akan menggunakan arus kas operasional untuk memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan. (*)
Related News
BUKA Belum Tentukan Dirut Definitif, Tunjuk Eks Kapolri Jadi Komut
Nusantara Sawit (NSSS) Tebar Dividen Final Rp5/Saham, Ini Jadwalnya
Distribusi 15 Juli, Ini Jadwal Penting Dividen Samator Gas Rp35 Miliar
BTEK Incar Pasar Kakao Premium 2026 Usai Pendapatan Anjlok 88,6 Persen
BAJA Umumkan Rights Issue Rp450 Miliar, Sahamnya Terkerek!
GOTO Buyback, Antrean Exit Brutal Melebihi Daftar Tunggu Naik Haji





