Stanmore Bereskan Penawaran Saham Tahap Ritel, Ini Ekspektasi Dian Swastatika (DSSA)
EmitenNews.com - Anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) yaitu Stanmore Resources Limited (Stanmore) telah merampungkan pelaksanaan penawaran penerbitan hak pro-rata saham biasa tahap ritel. Transaksi itu, telah dilakukan pada 30 Maret 2022. Dana hasil penawaran penerbitan hak pro-rata saham akan untuk pengambilalihan 100 persen saham Dampier Coal (Queensland) Pty Ltd.
Rencana tersebut telah mendapat persetujuan para pemegang saham dalam RUPSLB perseroan pada 23 Februari 2022. Dengan penyelesaian penerbitan hak pro-rata saham tahap ritel itu, kepemilikan saham Golden Investments (Australia) Pte. Ltd., entitas anak tidak langsung perseroan, di Stanmore berubah menjadi 64 persen.
Penawaran penerbitan hak pro-rata saham biasa Stanmore dilakukan untuk memfasilitasi rencana pengambilalihan. Di mana, rencana pengambilalihan itu, diharap dapat memberi nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemegang saham perseroan.
Pada 16 Maret 2022, Golden Energy and Resources Limited (GEAR) melalui Golden Investments (Australia) Pte. Ltd. (GIA) telah menyelesaikan penerbitan hak pro-rata saham biasa Stanmore. GEAR via GIA, telah merampungkan hak mengambil bagian saham senilai USD300 juta dalam penawaran penerbitan hak pro-rata saham biasa Stanmore tahap kelembagaan. ”Sumber dana GIA kombinasi kas internal GEAR/GIA dan/atau fasilitas pinjaman,” tutur Corporate Secretary Dina Swastatika, Susan Chandra.
Dengan penyelesaian pelaksanaan penerbitan hak pro-rata saham tahap kelembagaan itu, kepemilikan saham GIA di Stanmore menjadi 66,54 persen. Persentase kepemilikan saham GIA di Stanmore akan terdilusi menjadi 64 persen setelah penawaran hak pro-rata saham biasa tahap ritel. (*)
Related News
IMPC Siapkan Rp500 Miliar untuk Buyback 166 Juta Saham
Tambah Modal Anak Usaha, AMRT Gelontorkan Rp35 Miliar ke Lancar Wiguna
Bursa Efek Filipina Catat Kepemilikan Saham Pertamina NRE di CREC
Fundamental Solid, Kredit BBNI Melesat 16 Persen
Kinerja IOTF Solid, EBITDA Meningkat Dua Kali Lipat
Kuartal III 2025, Laba HEXA Terpangkas 12,36 Persen





