Subsidi Dicabut Bandara Kertajati Andalkan Bisnis MRO Untuk Mandiri
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka. Dok. HIMPUH.
Anggaran operasional BIJB Kertajati sebesar Rp100 miliar tetap dikucurkan pada 2026, meskipun skema pelepasan saham sedang disiapkan. Tetapi, untuk 2027 ke depan, Pemprov Jabar sudah mempersiapkan tukar guling. Karena urusan hubungan udara sebetulnya sudah kewenangannya pusat.
Saat ini, Pemprov Jawa Barat memegang sekitar 70 persen saham BIJB Kertajati, sementara sisanya dimiliki oleh Angkasa Pura II dan koperasi ASN Jawa Barat.
Dominasi saham tersebut menjadi dasar rencana pengalihan kepemilikan ke pemerintah pusat agar pengelolaan BIJB Kertajati dilakukan sepenuhnya oleh pusat. ***
Related News
Comeback Emiten Papan Khusus, Suspensi Saham WMPP Dicabut
Fitch Turunkan Outlook Utang RI Dari Stabil Ke Negatif
Selat Hormuz Ditutup Iran, RI Alihkan Impor Minyak Ke AS
Setiap ICP Naik USD1 Tambah Defisit Rp6,8 Triliun
Harga Emas Antam Turun Rp77.000, Buybacknya Anjlok Rp107.000 Per Gram
Perluas Partisipasi Publik, SMI Hadirkan Inovasi Instrumen Investasi





