EmitenNews.com - Matahari Department Store (LPPF) menyudahi 2025 dengan laba bersih Rp725,38 miliar. Susut 12,35 persen dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp827,65 miliar. Efeknya, laba bersih per saham dasar dan dilusian turun ke level Rp324 dari Rp366. 

Pendapatan bersih Rp5,78 triliun, turun tipis 9,54 persen dari edisi sama tahun sebelumnya Rp6,39 triliun. Itu terdiri dari Rp3,33 triliun, susut dari Rp3,65 triliun. Penjualan konsinyasi Rp2,44 triliun, terkoreksi dari Rp2,73 triliun. Pendapatan jasa Rp6,72 miliar, terdilusi dari Rp10,37 miliar. 

Beban pokok pendapatan Rp1,97 triliun, turun dari Rp2,13 triliun. Laba kotor Rp3,81 triliun, menciut dari Rp4,26 triliun. Beban usaha Rp2,78 triliun, menipis dari Rp2,97 triliun. Keuntungan lainnya Rp103,37 miliar, meroket dari Rp20,03 miliar. Laba operasi Rp1,13 triliun turun tipis dari Rp1,27 triliun. 

Penghasilan keuangan Rp10,76 miliar, melejit signifikan dari Rp6,76 miliar. Beban keuangan Rp246,21 miliar, turun dari Rp269,62 miliar. Beban keuangan bersih Rp235,45 miliar, menipis dari Rp262,86 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp892,58 miliar, turun dari Rp1,01 triliun. 

Jumlah ekuitas terkumpul senilai Rp272,9 miliar, mengalami penyusutan dari akhir tahun sebelumnya Rp325,78 miliar. Total liabilitas tercatat sebesar Rp4,86 triliun, mengalami pemangkasan dari akhir 2024 sejumlah Rp4,81 triliun. Jumlah aset Rp5,13 triliun, turun tipis dari akhir tahun sebelumnya Rp5,14 triliun. (*)