Sundul ARA Beruntun, TAMA Kena Suspensi Perdana
:
0
Ilustrasi tren harga naik (uptrends).
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Lancartama Sejati Tbk. (TAMA) setelah lonjakan harga yang dinilai tidak wajar. Ini merupakan suspensi pertama kalinya terhadap saham TAMA terkait reli harga sahamnya.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil dalam rangka cooling down serta melindungi investor. Keputusan tersebut mulai efektif diberlakukan pada Selasa (3/3/2026).
Berdasarkan data EmitenNews.com, saham TAMA tercatat enam kali berturut-turut menyentuh Auto Reject Atas (ARA) di rentang 23 Februari hingga 2 Maret 2026. Dalam periode itu, harga bergerak menanjak dari Rp60 hingga Rp103. Sebelum disuspensi, pada perdagangan Senin (2/3), saham TAMA melesat hingga membentur ARA 9,57 persen ke level Rp103.
Reli naik agresif tersebut membuat BEI menggembok untuk pertama kalinya saham yang masuk kategori Full Call Auction (FCA) tersebut. Estimasi waktu suspensi perdagangannya hingga satu hari lamanya, atau akan kembali dibuka di hari esok.
Secara historis, dalam seminggu terakhir saham TAMA telah mmelejit 43,06 persen. Sepanjang awal tahun 2026, harganya melonjak 98 persen. Bahkan dalam kurun setahun terakhir, saham ini telah terbang setinggi 281,48 persen dari Rp27 menjadi Rp103.(*)
Related News
PTRO Suntik Entitas Tambang Papua Nugini Rp256M via Convertible Note
Innovation Center, Sinergi KIJA dan China Silk Road Perkuat Investasi
SMBC Siap Tebar Dividen Rp101 Miliar, Setara 20 Persen Laba 2025
Punya Layanan Integrated Autosolution, IPCC Kejar Ekspansi Luar Negeri
Pengendali Jual, Asing Serok Saham SKRN, Harga Hari Ini Melorot
Melesat 27 Persen, DMAS Raup Pra-Penjualan Rp561M di Q1 2026





