Suntikan Dana Pemerintah ke GIAA Tunggu Laporan Kementerian BUMN ke Kemenkeu
:
0
EmitenNews.com — Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rionald Silaban mengatakan pencairan penyertaan modal negara (PMN) usai PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) setelah dinyatakan tidak pailit akan menunggu laporan dari Kementerian BUMN terlebih dahulu.
"Itu nanti tinggal Kementerian BUMN menyampaikan ke Ibu Menteri Keuangan dan tim privatisasi," ujar Rionald saat ditemui usai Rapat Kerja Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Jakarta, Senin (27/6). Usai laporan diterima, Kemenkeu akan menyampaikan sesegera mungkin kepada Komisi XI DPR RI untuk disetujui.
Ia menjelaskan penetapan putusan homologasi Garuda Indonesia pada hari ini menunjukkan kreditur telah menyepakati penyelesaian utang perseroan dan disahkan pengadilan. "Itu langkah maju, artinya proposal restrukturisasi atau negosiasinya sudah tetap," ucap dia.
Meski begitu, Rionald belum memastikan berapa besaran PMN yang akan diberikan pemerintah kepada perusahaan pelat merah tersebut lantaran tergantung dengan keputusan bersama DPR RI. Sebelumnya, Kementerian BUMN menyatakan maskapai penerbangan pelat merah PT Garuda Indonesia akan melakukan rights issue sebanyak dua tahap untuk memperkuat modal perusahaan tersebut bila proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang atau PKPU bisa mencapai situasi damai.
"Rights issue pertama adalah proses menginjeksikan Rp7,5 triliun dari porsi pemerintah untuk porsi awal restrukturisasi Garuda," kata Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Selasa (7/6).
Related News
Tambah Porsi Senilai Rp42,77M, Budi Delta Kini Kuasai 37,65 Saham BUDI
Semester I Laba Bersih TUGU Tembus Rp480 Miliar, ini Penopangnya
XLSMART (EXCL) Bayar Kupon Obligasi dan Sukuk Ijarah, Total Rp3,07M
Kuasai 25,60% Saham, Bumi Arsana Umumkan Bukan Pengendali Baru OKAS
Begini Dalih OJK Perkara BNBR Disanksi Administratif Skala Menengah
Emiten Raffi Nagita (RANS) Pamer Jadi Mitra Setia Mayora Group (MYOR)





