Surplus 33 Persen, Laba Midi Utama (MIDI) Semester I-2023 Tembus Rp259 Miliar
:
0
EmitenNews.com - Midi Utama (MIDI) per 30 Juni 2023 mentabulasi laba bersih Rp259,25 miliar. Melesat 33 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp193,54 miliar. Alhasil, laba per saham dasar menjadi Rp8,99 dari episode sama tahun sebelumnya di kisaran Rp6,71 per eksemplar.
Penjualan bersih terakumulasi Rp8,64 triliun, naik 12 persen dari episode sama tahun lalu Rp7,65 triliun. Beban pokok pendapatan Rp6,4 triliun, bengkak dari Rp5,73 triliun. Laba kotor terkumpul Rp2,24 triliun, melejit tipis dari edisi sama tahun lalu Rp1,92 triliun. Beban penjualan dan distribusi Rp1,78 triliun, bengkak dari Rp1,54 triliun.
Beban umum dan administrasi Rp195,31 miliar, bengkak dari Rp167,2 miliar. Pendapatan lainnya Rp134,65 miliar, menanjak dari Rp99,48 miliar. Beban lainnya Rp6,9 miliar, bengkak dari Rp4,53 miliar. Laba usaha Rp391,92 miliar, melesat dari Rp313,4 miliar. Pendapatan keuangan Rp1,62 miliar, susut dari edisi sama tahun sebelumnya senilai Rp1,68 miliar.
Biaya keuangan Rp66,42 miliar, susut dari edisi sama tahun sebelumnya sejumlah Rp68,24 miliar. Laba sebelum pajak final dan pajak penghasilan badan Rp327,12 miliar, melambung dari edisi sama tahun sebelumnya senilai Rp246,83 miliar. Beban pajak final Rp5,63 miliar, bengkak dari edisi sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,53 miliar.
Laba periode berjalan Rp260,09 miliar, menanjak dari edisi sama tahun lalu Rp193,63 miliar. Total ekuitas Rp2,32 triliun, naik dari akhir 2022 senilai Rp1,98 triliun. Jumlah liabilitas Rp4,87 triliun, turun dari akhir tahun lalu Rp4,91 triliun. Jumlah aset terkumpul Rp7,19 triliun, melambung dari edisi akhir tahun lalu sebesar Rp6,9 triliun. (*)
Related News
WTON Catat Lonjakan Skor ESG 71, Tarik Atensi S&P Global
Pendapatan 2025 Melonjak 317 Persen, KOTA Bidik Kinerja Kian Progresif
INDF Bagi Dividen Rp290 per Saham, Fokus Jaga Pangsa Pasar dan Profit
PPRE Lepas 100 Persen Saham Lancarjaya Rp1,6T dan Tunjuk Dirkeu Baru
Emiten Tommy Soeharto (GTSI) Beberkan Ekspansi Aset Kapal Danaputri 1
Danamon (BDMN) Akuisisi 9,82 Persen Home Credit dari ADMF Rp400M





