Tambah Kapal, Habco Trans (HATM) Anggarkan Capex Rp400 M
:
0
Kapal angkut milik anak usaha PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)
EmitenNews.com - Permintaan kapal yang terus melebihi kapasitas layanan angkut PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) mendorong manajemen untuk mempercepat belanja modal untuk penambahan armada sehingga dapat meningkatkan kapasitas angkut. Pada tahun 2024 ini, HATM berencana untuk menambah sampai dengan 4 armada kapal dengan melakukan kombinasi strategi antara pembelian kapal baru dan penyewaan jangka panjang.
Salah satu dari langkah konkrit yang telah dilakukan manajemen adalah dengan melakukan kerja sama penyewaan mother vessel dengan berbagai pihak seperti PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE).
"Sudah melakukan time-charter tambahan namun sepertinya tidak cukup, kami rasa langkah terbaik HATM di tahun 2024 ini adalah untuk menganggarkan pengadaan 2 (dua) kapal dengan kisaran belanja Rp 400 miliar" - ujar Andrew Kam selaku Direktur Utama HATM.
Andrew Kam kemudian menambahkan: "HATM pada saat ini memiliki neraca yang cukup kuat, dari segi proyeksi pendapatan laba dengan terbukti membukukan Rp 198 miliar pada tahun 2023, serta gearing ratio yang masih rendah. Tidak menutup kemungkinan belanja modal tersebut menggunakan kombinasi laba Perseroan serta pinjaman dari lembaga perbankan".
HATM sendiri merupakan perusahaan yang memiliki spesialisasi dalam operasional kapal bulk carrier yang saat ini memiliki 5 (lima) armada kapal, mengoperasikan total 6 (enam) armada kapal, yang merupakan bagian dari solusi maritim terintegrasi Induk Usaha PT Habco Primatama.
Diketahui bahwa PT Habco Primatama sudah berdiri sejak 1991 dan telah mengembangkan usaha pengangkutan kapal laut dari hulu ke hilirnya. Layanan Habco Group memiliki fokus pada logistik maritim yang termasuk namun tidak terbatas pada kapal tongkang, stevedoring, floating crane, docking, dan galangan kapal.
Related News
Penjualan Hunian di Proyek Jumbo Agung Sedayu-Salim Group Melesat 34%
Pendapatan PYFA 9M-2026 Naik Dua Digit Jadi Rp2,4T, Rugi Menyusut
IPO ANDA Dibeking Henan (HP), Underwriter yang Terjerat Kasus IPO CUAN
Entitas Gaet Proyek Agrinas, INPS Private Placement Rp125 Miliar
Dua Emiten Mau Rights Issue Digelandang Masuk Papan FCA, Ada Apa?
Emiten Unggas (AYAM) Berbalik Laba, Kantongi Rp17,58 Miliar di Q3 2026





