Emiten Unggas (AYAM) Berbalik Laba, Kantongi Rp17,58 Miliar di Q3 2026
:
0
Pabrik Janu Putra tampak dari udara. FOTO - Dok AYAM
EmitenNews.com - Emiten unggas (poultry), PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM) membukukan turnaround kinerja keuangan dengan perolhean laba bersih mencapai Rp17,58 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 September 2026, AYAM mengemas penjualan sebesar Rp203,28 miliar. Meski terkoreksi 9,82% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp225,42 miliar, perseroan mencatat efisiensi beban pokok penjualan. Dari semula Rp233,94 miliar menjadi Rp192,66 miliar atau turun sekitar 17,64%.
Dampaknya, AYAM mencatatkan laba bruto sebesar Rp10,62 miliar, berbalik dari posisi rugi kotor Rp8,52 miliar pada periode sama tahun lalu.
Lalu, menilik catatan 21 laporan keuangan AYAM, lini bisnis penjualan ayam umur sehari melonjak 86,25% menjadi Rp143,89 miliar, sekaligus menjadi kontributor terbesar 70,78% dari total pendapatan peseroan.
Lini penjualan lain yaitu karkas ayam dan maklon juga ikut naik mencapai Rp30,31 miliar, serta penjualan telur tercatat sebesar Rp19,88 miliar.
Selain berhasil mencatat efisiensi, AYAM juga memperoleh tambahan dana segar dari penghasilan lain-lain bersih sebesar Rp20,04 miliar, sehingga tercermin dalam laba sebelum manfaat pajak penghasilan sebesar Rp19,22 miliar.
Di akhir, perseroan membalikkan posisi rugi menjadi laba neto tahun berjalan sebesar Rp17,58 miliar pada kuartal III 2026.
Laba per saham dasar AYAM pun terdongkrak dari minus Rp4,19 menjadi Rp4,40 per lembarnya.
Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat sebesar Rp496,30 miliar per 30 September 2026, turun dibanding posisi per akhir 2025 sebesar Rp510,50 miliar. Adapun per 30 September 2026, total liabilitas AYAM tercatat sebesar Rp269,91 miliar dan total ekuitas sebesar Rp226,38 miliar.
Related News
Dua Emiten Mau Rights Issue Digelandang Masuk Papan FCA, Ada Apa?
Rapor KIJA hingga September 2026, Catat Pendapatan Tumbuh 16%
Andalan Artha Primanusa (ANDA) Gelar IPO 1,67 Miliar Saham Rp158–Rp189
ISSP Siapkan Dana Rp150 Miliar untuk Buyback
Kinerja Apik, Grup Sinarmas ini Royal Guyur Dividen, Yield 7,71 Persen
Besok GIAA Izin Right Issue 248,7 Miliar Lembar, Danantara Lakukan ini





