EmitenNews.com - Hady Kuswanto mempertebal timbunan saham Trimegah Karya alias Ultra Voucher (UVCR). Sang pengendali itu, diketahui menyerok 19 ribu eksemplar. Transaksi pembelian dilakukan dengan kisaran harga Rp132-133 per lembar. 

Nah, dengan skema harga tersebut, CEO perseroan itu, dipaksa merogoh dana sekitar Rp2,5 juta hingga Rp2,52 juta. Pelaksanaan transaksi dilakukan sebanyak dua kali. Yaitu, periode 2 Februari 2024. Pada aksi pertama, Hady membeli 5.400 lembar senilai Rp712,8 ribu.

Selanjutnya, periode kedua, Hady kembali menyekap 13.600 lembar pada harga pelaksanaan Rp133 per saham senilai Rp1,8 juta. Menyusul dengan penuntasan transaksi itu, koleksi saham Hady mulai merayap naik. Tepatnya, menjadi 29,78 juta helai alias 1,49 persen.

Mengalami lonjakan sekitar 0,001 persen dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi 29,76 juta eksemplar alias 1,49 persen. ”Transaksi bertujuan untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung,” tegas Hady Kuswanto, CEO Ultra Voucher. (*)