TCID Ungkap Perkembangan Terkini Akuisisi Pengendali Oleh Kalon
:
0
Ilustrasi PT Mandom Indonesia Tbk (TCID)
EmitenNews.com - Manajemen PT Mandom Indonesia Tbk menyampaikan perkembangan terbaru terkait proses negosiasi rencana pengambilalihan pemegang saham pengendali Perseroan, Mandom Corporation (MCJ) oleh Kalon Holdings Co., Ltd.
Menurut Manajemen TCID, jika merujuk pada keterbukaan informasi sesuai POJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, Kalon mengumumkan perubahan syarat dan ketentuan penawaran tender atas saham Mandom Corporation yang tercatat di Papan Utama Bursa Efek Tokyo.
Berdasarkan pengumuman tertanggal 15 Januari 2026, periode penawaran tender yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung dari 26 September 2025 hingga 20 Januari 2026, kini diperpanjang hingga 29 Januari 2026. Dengan perubahan tersebut, total durasi penawaran menjadi 81 hari kerja.
“Selain itu, Kalon juga menyesuaikan jadwal penyelesaian transaksi. Tanggal penyelesaian yang semula ditetapkan pada 27 Januari 2026, diubah menjadi 5 Februari 2026,” tulis Manajemen TCID dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.
Manajemen menjelaskan, perubahan jadwal tersebut dilakukan menyusul pengumuman dari Mandom Corporation mengenai diterimanya letter of intent yang bersifat mengikat dari Kohlberg Kravis Roberts & Co. L.P. (KKR) beserta afiliasi dan dana terkaitnya. Dalam letter of intent tersebut, KKR menyampaikan rencana pengambilalihan saham MCJ untuk tujuan menjadikan perusahaan tertutup (going private) melalui mekanisme penawaran tender dan squeeze-out.
KKR juga mengajukan harga penawaran tender alternatif dan merencanakan untuk memulai penawaran tender pada akhir Januari 2026. Namun demikian, jadwal tersebut masih dapat berubah tergantung pada hasil pembahasan dan negosiasi lanjutan dengan Mandom Corporation maupun faktor-faktor lainnya.
Perseroan menegaskan bahwa jadwal periode penawaran tender dan tanggal penyelesaian dapat sewaktu-waktu mengalami perubahan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Jepang, termasuk tanpa adanya perkembangan informasi negosiasi lanjutan terkait rencana akuisisi.
Related News
Peringkat ADCP Digerus ke idCCC, Pefindo Soroti GalBay Kupon Obligasi
Arah Baru, GPSO Selaraskan Strategi Usai Akuisisi oleh Tjokro Group
Perkuat Pasar B2B, GULA Bidik Akuisisi Pabrik Gula di Sragen
Diversifikasi Bisnis, SOLA Patok Pendapatan 2026 Tumbuh 23,5 Persen
Baru Tuntas, ASII Lanjut Buyback Rp8 Triliun
WINE Putuskan Penyaluran Dividen 24 Persen Laba





