Tekanan Jual Mereda, Serok Saham BBRI, BUMI, dan ARCI
IHSG sempat menjejak rekor tertinggi intraday pada perdagangan kemarin. FOTO - Rizki/EmitenNews
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,13 persen menjadi 8.936. Transaksi masih didominasi tekanan jual dengan intensitas relatif mengecil. Messi begitu, indeks belum sepenuhnya steril dari jebakal koreksi lanjutan.
Sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 12 Januari 2026, indeks akan menyusuri level support 8.867-8.806, dan area resistance 8.996-9.030. Berdasar data tersebut, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk menggotong sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Archi Indonesia (ARCI) buy on weakness Rp1.575-1.610 per helai dengan proyeksi Rp1.750-1.950 per saham, dan stop loss Rp1.525 per lembar. Bank BRI (BBRI) speculative buy Rp3.630-3.650 per helai dengan target Rp3.780-3.830 per lembar, dan stop loss Rp3.590.
Bumi Resources (BUMI) buy on weakness Rp450-456 per helai, dengan proyeksi Rp486-510 per saham, dan stop loss Rp442 per lembar. Bukit Uluwatu (BUVA) buy on weakness Rp1.580-1.645 per helai dengan target Rp1.760-1.900 per saham, dan stop loss Rp1.500 per eksemplar. (*)
Related News
IHSG Ambruk 218 Poin! Sepuluh Sektor Rontok, Energi Bertahan Sendirian
IHSG Sesi I Terguncang ke 8.100 Imbas Perang, Cek Saham Minyak & Emas!
Edukasi Aset Digital, PINTU Sponsori Acara ARKI Gathering 2026
Perang Goyang IHSG, Bos BEI Ingatkan Investor
Kadin Minta Presiden Batalkan Impor Mobil Dari India
Bahlil: Perjanjian Dagang Dengan AS Tidak Tambah Kuota Impor Energi





