Telkom (TLKM) Tunda RUPSLB Terkait Perubahan Pengurus, Kenapa?
:
0
Gedung Kantor Pusat PT Telkom.
EmitenNews.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) resmi menunda pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang semula telah dipanggil pada 12 Agustus 2025.
SVP Corporate Secretary Telkom, Jati Widagdo, dalam keterangannya menyampaikan bahwa RUPSLB yang dijadwalkan hari ini Rabu 3 September 2024 ditunda hingga pengumuman lebih lanjut.
Adapun agenda utama RUPS LB tersebut adalah perubahan susunan pengurus perseroan.
“Demikian kami sampaikan untuk diketahui,” ujar Jati dalam keterangan resmi Rabu (3/9).
Namun demikian, Telkom belum menyebutkan alasan penundaan maupun jadwal pengganti pelaksanaan RUPS LB tersebut.
Sebelumnya PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menyampaikan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 3 September 2025 pukul 14.00 WIB secara daring melalui sistem eASY.KSEI yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
TLKM Dalam pemanggilan resmi yang diumumkan VP Investor Relations TLKM, Octavius Oky Prakarsa, disebutkan bahwa agenda utama RUPSLB adalah perubahan pengurus perseroan. Agenda tersebut mengacu pada ketentuan PP BUMN, POJK terkait Direksi dan Komisaris, Peraturan Menteri BUMN, serta Anggaran Dasar Perseroan, di mana pengangkatan dan pemberhentian pengurus harus mendapat persetujuan pemegang saham Seri A Dwiwarna.
Seperti diketahui PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk tiga bulan lalu melakukan perombakan pengurus dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (27/5/2025).
RUPST menunjuk Dian Siswarini sebagai direktur utama menggantikan Ririek Adriansyah. Dian merupakan Presiden Direktur sekaligus CEO XL Axiata sejak 2015 dan mengundurkan diri dari jabatan tersebut pada Rabu (3/12/2024).
RUPST TLKM juga memutuskan untuk mengangkat Muhammad Awaluddin sebagai wakil direktur utama. Saat ini Awaluddin menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pelni (Persero).
Adapun dalam RUPST TLKM juga mengangkat Angga Raka Prabowo sebagai komisaris utama perusahaan menggantikan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro.
Related News
Lewati Kuartal I, Kimia Farma (KAEF) Balikkan Rugi jadi Laba Bersih
Kuartal I 2026, BTPN Syariah (BTPS) Kualitas Portofolio Meningkat
Tok! TUGU Sulap 50 Persen Laba Jadi Dividen, Yield Atraktif
APLN Balikkan Rugi Jadi Laba Q1-2026 tapi Recurring Income Tertekan
Laba BBRI Melesat 13,74 Persen Jadi Rp15,5 Triliun di Kuartal I 2026
Emiten Bioskop CNMA Raup Pendapatan Rp1,1T, Kontribusi F&B Naik Pesat





