Telkomsel Gelar Solution Day 2025 Usung Inovasi AI dan 5G
:
0
Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini dan Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini (Foto: Endang Muchtar)
EmitenNews.com – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) kembali menggelar Solution Day 2025, ajang kolaborasi tahunan yang mempertemukan lebih dari 800 pemimpin negeri, pengambil keputusan bisnis, dan inovator teknologi dari lebih 200 perusahaan lintas sektor.
Mengusung tema “Staying Resilient, Creating Impact”, acara ini menegaskan komitmen Telkomsel melalui semangat #PastiAdaSolusi Jadi Lebih Berdampak dalam mendorong adopsi teknologi digital sebagai kunci ketahanan dan pertumbuhan bisnis di Indonesia.
Acara menghadirkan lebih dari 20 pembicara ternama dari pemerintah dan industri strategis, serta memamerkan lebih dari 30 solusi digital berbasis AI, 5G, dan data intelligence.
Momentum penting Solution Day 2025 ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Telkomsel dengan OpenAI. Kolaborasi ini meliputi penerapan solusi lintas industri, mulai dari optimalisasi layanan pelanggan hingga inovasi berbasis data.
Telkomsel juga berencana menghadirkan ChatGPT Enterprise bagi karyawan untuk meningkatkan literasi dan produktivitas AI, sekaligus memperluas akses teknologi AI ke jutaan masyarakat melalui jaringan Telkomsel.
Selain OpenAI, Telkomsel Enterprise juga menjalin kerja sama strategis dengan:
SCSK: menghadirkan solusi jaringan dengan layanan konektivitas dan managed services.
PERTAABI: mendukung transformasi digital asosiasi energi melalui layanan Telkomsel.
Solution Day 2025 turut didukung mitra global, antara lain Huawei (mitra utama), Ericsson, ZTE, Tencent, GSMA, dan Telin.
Dalam acara ini, Telkomsel Enterprise juga meluncurkan empat solusi unggulan terbaru, yaitu:
Related News
Coinfest 2026 Bali, SHOW Token Bidik Kolaborasi dengan MEXC dan Kripto
Soal Desil 9-10 Terlarang Beli Pertalite, Tenang Dengar Menkeu Purbaya
IBS 2026, Integrasi Energi Terbarukan dan Keandalan Sistem Kelistrikan
Kecewa Purbaya, Sudah Keluarkan Rp7T Untuk BPS, DTSEN Belum Optimal
Harga Emas Antam Turun Rp18 Ribu Saat Emas Dunia Bertahan
Yield Stagnan 4,64%, Druckenmiller Kritik Buyback Utang AS





