EmitenNews.com - Pasar modal Indonesia saat ini tengah menghadapi kondisi yang dinamis, ditandai dengan tingkat volatilitas yang tinggi akibat berbagai faktor global dan domestik. Ketegangan geopolitik, arah kebijakan suku bunga global, serta perkembangan ekonomi domestik menjadi faktor yang mendorong fluktuasi di pasar modal.

Apakah ini momentum yang tepat? Merupakan pertanyaan besar bagi para investor ditengah pasar yang sedang fluktuatif.

BNI Sekuritas mengajak masyarakat dan investor untuk tetap bijak dalam merespons dinamika pasar. Volatilitas merupakan hal yang tidak bisa dihindari dan bagian wajar dari siklus investasi yang dapat berpotensi untuk membuka peluang strategis.

Direktur Retail Markets & Technology BNI Sekuritas, Teddy Wishadi, mengatakan bahwa investor yang cermat dalam memanfaatkan peluang di tengah pergerakan pasar yang dinamis, berpotensi meningkatkan keuntungan portofolionya. “Volatilitas adalah tantangan dan juga peluang yang bisa dihadapi dengan strategi yang cermat, terukur dan berbasis data. Kunci utamanya adalah tetap tenang, konsisten, dan tidak menunda untuk berinvestasi,” ungkap Teddy, Rabu (28/1).

Dalam kondisi seperti ini, BNI Sekuritas membagikan beberapa langkah yang dapat diterapkan oleh investor untuk menyikapi portofolionya secara bijak:

1. Kenali Instrumen Investasi dan Konsisten Berinvestasi

Dengan mengenali karakteristik setiap instrumen investasi yang dimiliki, investor dapat memahami potensi risiko dan imbal hasil secara lebih tepat. Pemahaman ini membantu investor mengambil keputusan yang lebih rasional dan sesuai dengan tujuan keuangan.

Selain itu, pemantauan portofolio secara konsisten serta transaksi yang dilakukan secara bertahap dapat membantu mengurangi dampak fluktuasi jangka pendek. Pendekatan ini mendukung disiplin investasi sekaligus menjaga emosi agar tidak mudah terpengaruh oleh volatilitas pasar harian.

2. Diversifikasi Portofolio

Dengan menyebar investasi ke berbagai sektor, aset, atau instrumen (seperti saham, obligasi, reksa dana), investor tidak terlalu tergantung pada kinerja satu aset saja. Ini membantu meredam kerugian apabila satu sektor mengalami penurunan. Seperti kata Warren Buffett, “Don’t put all your eggs in one basket.” Diversifikasi membantu menjaga stabilitas portofolio di tengah fluktuasi pasar.

3. Pantau Perkembangan Pasar dan Berita Ekonomi

Mengikuti informasi terbaru mengenai pasar modal, kebijakan moneter, geopolitik, dan indikator ekonomi menjadi dasar bagi investor menyesuaikan strategi dengan kondisi terkini.

“BNI Sekuritas percaya bahwa edukasi adalah fondasi dari keputusan investasi yang bijak. Oleh karena itu, kami terus mendorong terciptanya investor yang aktif, cerdas, dan siap menghadapi dinamika pasar melalui edukasi berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi,” tutup Teddy.

BNI Sekuritas juga melihat menguatnya optimisme investor terhadap pasar modal Indonesia. Sentimen positif ini tercermin dari rata-rata nilai transaksi harian saham (RNTH) di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mencapai Rp18,1 triliun sepanjang tahun 2025, tumbuh impresif sebesar 40,6% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh peningkatan aktivitas nasabah ritel yang menunjukan kinerja sangat kuat. RNTH segmen ritel tercatat mencapai Rp9,0 triliun, meningkat 113,3% secara tahunan. Antusiasme pasar ini pun berpuncak pada capaian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) pada Januari 2026 menembus level diatas 9,000 menegaskan kepercayaan investor yang semakin solid terhadap prospek pasar modal nasional.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung investor untuk tetap bijak dan terinformasi, BNI Sekuritas terus menghadirkan berbagai program edukasi dan literasi pasar modal yang dilakukan secara konsisten melalui kanal digital maupun tatap muka.

Beberapa di antaranya adalah Morning Investview yang memberikan update pasar harian, Trading Bareng untuk diskusi dan praktik langsung bersama investor, serta Sekolah Pasar Modal yang dirancang untuk menjawab kebutuhan edukasi dari investor pemula hingga lanjutan. (*)