EmitenNews.com -Penghargaan Top CSR Awards 2026 diberikan kepada sejumlah perusahaan terkemuka dari berbagai sektor bisnis di Indonesia, Senin (26/5/2026), di Hotel Raffles, Jakarta. Perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari perusahaan BUMN, perusahaan privat, perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan BUMD, dan lain-lain.

Digelar oleh Majalah TopBusiness berkolaborasi dengan sejumlah lembaga dan pakar, Top CSR Awards 2026 merupakan kegiatan edukasi CSR sekaligus penghargaan tertinggi bidang CSR di Indonesia, serta yang paling besar dan paling membanggakan.

Acara tersebut dihadiri oleh hampir 700 orang dari berbagai kalangan. Seperti para CEO/pimpinan perusahaan yang memenangkan penghargaan tersebut dari berbagai sektor, pejabat/kalangan pemerintahan, para pakar CSR, dan lainnya.

Sejumlah nama besar muncul sebagai penerima penghargaan TOP CSR Awards 2026. Antara lain: PT Bima Nusa Internasional; PT Datang DSSP Power Indonesia; BSI Maslahat; PT PLN Indonesia Power Group; PT PLN Nusantara Power Group; PT Chandra Asri Pacific, Tbk.; PT Petrokimia Gresik; Bank BRI Tbk; Bank Mandiri Tbk; PT Semen Indonesia (Persero), Tbk.

Kemudian, ada nama PT Putra Perkasa Abadi Site Borneo Indobara; Aice Group Holding Pte. Ltd; KEK Industropolis Batang; PT Menthobi Karyatama Raya, Tbk; PT Ganda Alam Makmur GNI Plantation.

Pun, ada nama berikut ini: PT Bio Inti Agrindo; PT Sucofindo (Persero); PT Pupuk Kaltim; PT Yili Indonesia Dairy; PT Hutama Karya (Persero); PT Indo Tambangraya Megah, Tbk.; PT Pelayaran Bahtera Adhiguna; dan beberapa perusahaan lainnya. 

Ketua Penyelenggara TOP CSR Awards 2026, M. Lutfi Handayani, MM., MBA.,  mengatakan bahwa tema yang diangkat untuk tahun 2026 ini adalah: Aligning CSR and ESG for Long-Term Corporate Value and Sustainable Development.

Top CSR Awards telah diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 2017 itu, jumlah pesertanya terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2026 ini, peserta Top CSR Awards disaring dari 1.000-an perusahaan dalam long list peserta dari berbagai sektor industri di Indonesia.

Sebanyak 244 perusahaan resmi mendaftar, dan ada 224 perusahaan yang mengikuti proses penilaian secara lengkap.

Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan semakin tingginya kesadaran dunia usaha terhadap pentingnya implementasi CSR yang berkualitas. “Jika dibandingkan dengan pertama kali diselenggarakan, setelah satu dasawarsa, jumlah peserta meningkat lebih dari 400%,” Lutfi yang juga Pemimpin Redaksi Majalah TopBusiness tersebut.