Dari 1.000 perusahaan tersebut, ditetapkan 150 perusahaan kandidat/ finalis untuk diundang presentasi dan pendalaman atas keberhasilan implementasi GRC  di depan dewan juri, dalam kegiatan wawancara penjurian secara online.


Dari seluruh finalis tersebut, sebanyak 106 memberi konfirmasi untuk mengikuti tahap penilaian selanjutnya, dan sebanyak 94 perusahaan yang berhasil mengikuti proses penilaian secara lengkap, termasuk mengikuti wawancara penjurian. Jumlah ini meningkat sebesar 74% dibandingkan dengan tahun 2021 yang lalu.


Kemudian yang kedua, Dewan Juri TOP GRC Awards yang melakukan penilaian dan pendalaman, sebagian besar telah mendapatkan Sertifikasi GRC dari LSP GRK, sehingga memiliki kapabilitas dan kredibilitas dalam melakukan penilaian GRC.


Dan yang ketiga, Dewan Juri TOP GRC Awards juga telah menandatangani pernyataan kode etik dewan juri, untuk menjaga objektivitas dalam melakukan penilaian.


TOP GRC Awards diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 2019. Dan tahun 2022 ini, merupakan penyelenggaraan untuk yang keempat kali. Proses penilaian dan pendalaman keberhasilan GRC yang dilakukan melalui kegiatan wawancara penjurian, berlangsung sejak 25 April-14 Agustus 2022.


Sementara, sebagai pembicara kunci di acara puncak tersebut, Ketua Umum Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Prof. Mardiasmo, menyampaikan sejumlah hal. Antara lain, dikatakannya bahwa dalam tiga dekade terakhir, GRC telah muncul sebagai respons terhadap perubahan besar. “GRC pun terus perluas cakupan risiko,” kata dia.


Mardiasmo pun mengatakan bahwa kini makin banyak risiko baru yang sulit diantisipasi oleh perusahaan-perusahaan. “Maka, GRC masuk ke fokus baru. Yakni fokus kepada pemantauan dan keberlanjutan,” kata dia


“Pada saat ini, kita perlu memerhatikan ‘gas dan rem’ dalam akselerasi bisnis. Dan dalam hal inilah GRC sangat berperan,” kata Mardiasmo.