EmitenNews.com—Stanley Handiono Angkasa yang menjabat sebagai Direktur dari PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT) sebagai emiten yang berlayar di papan pengembangan Bursa Efek Indonesia telah menerima pengalihan saham dengan jumlah cukup banyak.

 

Ya, merujuk data perubahan kepemilikan saham Enseval  yang dimuat pada laman BEI, disebutkan bahwa Stanley Handiono telah menerima pengalihan saham sebanyak 1.133.634 lembar.

 

Transaksi pengalihan ini dilakukan pada 09 Desember 2022 dengan harga pelaksanaan Rp2.700 per saham. Secara kalkulasi nilai dari transaksi ini mencapai Rp3,06 miliar.

 

Sebelumnya kepemilikan saham Stanley Handiono di Enseval Putera Megatrading (EPMT) hanya 0,13 persen atau sebanyak 3.504.234 lembar dan setelah transaksi itu bertambah jadi 0,17 persen sebanyak 4.637.868 lembar.

 

dari sisi bisnis, Enseval menargetkan pada tahun 2023 mengembangkan smart warehouse dimana di dalamnya floorex, conveyor belt dan multi tiers serta memperbaharui teknologi.

 

Perseroan melalui PT Monstrans Global Digilog yang bekerjasama dengan PT samudera Indonesia akan memberikan sinergi yang baik khususnya dalam aspek transportasi dan warehousing, serta mempercepat pertumbuhan penggunaan B2B digital transportasi management untuk kedepannya. 

 

Untuk terus menjaga kualitas dan standar kinerjanya, perseroan mengalokasikan capex Rp20 miliar di tahun 2023 ini. Sebagai gambaran bisnis penjualan online berkontribusi sekitar 20-25 persen dari total penjualan perseroan, hingga pada akhirnya perseroan berharap tahun ini akan terus meningkat lebih dari pencapaian tahun lalu.