Turis di Bali Bikin Petisi Protes Suara Kokok Ayam, Begini Tanggapan Gubernur Koster
:
0
Ilustrasi turis asing di Bali protes suara kokok ayam. dok. Jabar Ekspres.
EmitenNews.com - Sia-sia saja protes sejumlah turis asing di Bali, yang memprotes suara kokok ayam tetangganya di lingkungan sebuah homestay di Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Petisi yang dibuat oleh sebanyak 10 warga negara asing (WNA) itu, disambut dingin Gubernur Bali, Wayan Koster, yang malah meminta warganya memelihara ayam lebih banyak lagi. Warga asing itu juga terancam dideportasi karena dianggap bikin gaduh, dan tidak menghargai kearifan lokal.
Dalam keterangannya yang dikutip Selasa (13/3/2023), Gubernur Wayan Koster meminta warga untuk tidak menghiraukan protes warga asing, yang dinilai mengada-ada itu.
"Tetap pelihara ayam banyak-banyak, masak pelihara ayam dilarang," kata Wayan Koster di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Minggu (12/3/2023).
Seperti diketahui petisi berisi protes terhadap suara kokok ayam itu dibuat oleh 10 WNA yang tinggal di homestay Anumana By View, Jimbaran. Para WNA itu menyampaikan petisi tersebut, Kamis (2/3/2023), kepada pemilik ayam, Wayan Agus Juli. Mereka protes karena merasa terganggu dengan suara kokok ayam saat pagi buta.
"Kalau dia nggak suka dengan kokokan ayam, dia nggak usah ke Bali. Udah, gitu aja. Kita nggak ada urusan sama orang kayak begitu," tegas Gubernur Wayan Koster.
Related News
Penjualan Suzuki Posisi Nomor 2 di Belakang Toyota, Kalahkan Honda
Momen 70 Tahun, PPA dan Lokananta Siapkan Regenerasi Musisi Muda
Sisa Tahun 2026 dan Pipeline IPO yang Masih Di Bawah 10 Perusahaan
BYD Seal 7 Generasi Terbaru Sudah Bisa Dipesan, Dibuka Opsi PHEV
Singapura Naikkan Usia Pensiun Menjadi 65 Tahun
Prancis Selamat dari Penurunan Peringkat Moody’s





