Usai Rugi, Laba SSIA Meroket 510,18 Persen Kuartal I 2026
:
0
Situasi terkini pembangunan kawasan Subang Smartpolitan besutan Surya Semesta. FOTO - EMITENNEWS
EmitenNews.com - Surya Semesta (SSIA) kuartal I 2026 menoreh kinerja impresif. Itu ditunjukkan dengan mencatat laba bersih Rp89,01 miliar. Meroket 510,18 persen dari episode sama tahun lalu tekor senilai Rp21,7 miliar. Menyusul hasil itu, laba per saham dasar melonjak menjadi Rp18,92 dari sebelumnya minus Rp4,69.
Pendapatan usaha Rp1,44 triliun, surplus 34,57 persen dari posisi sama tahun lalu Rp1,07 triliun. Beban langsung Rp994,11 miliar, mengalami pembengkakan dari periode sama tahun sebelumnya Rp870,03 miliar. Laba bruto terkumpul Rp451,87 miliar, meroket signifikan dari Rp200,75 miliar.
Beban penjualan Rp16,91 miliar, bertambah dari Rp16,65 miliar. Beban umum dan administrasi Rp213,26 miliar, bengkak dari Rp187,14 miliar. Penghasilan lainnya Rp25,73 miliar, menciut dari Rp60,55 miliar. Beban lainnya Rp2,03 miliar, bengkak dari Rp1,44 miliar. Laba usaha Rp245,39 miliar, meroket dari Rp56,07 miliar.
Beban pajak final Rp33,96 miliar, bengkak dari Rp24,65 miliar. Beban keuangan Rp41,13 miliar, bertambah dari Rp23,89 miliar. Bagian rugi entitas asosiasi Rp110,77 juta, susut dari Rp1,37 miliar. Bagian laba entitas ventura bersama Rp522,28 juta, melonjak dari Rp33,7 juta. Laba periode berjalan Rp184,23 miliar, melonjak dari Rp9,37 miliar.
Jumlah ekuitas tercatat Rp8,26 triliun, mengalami lompatan dari akhir tahun sebelumnya Rp8,07 triliun. Total liabilitas Rp4,63 triliun, bertambah dari akhir 2025 senilai Rp4,63 triliun. Jumlah aset Rp12,89 triliun, mengalami peningkatan dari akhir tahun lalu sebesar Rp12,71 triliun. (*)
Related News
GGRM Catat Laba Rp1,54 Triliun, Melangit 1.372 Persen
Melejit 234,7 Persen, Emiten Prajogo (CUAN) Tabulasi Laba USD5,69 Juta
Grup Lippo (LPIN) Tabur Dividen Rp45 per Helai, Cum Date 7 Mei 2026
MSIG (LIFE) Bagi Dividen 99 Persen Laba, Telisik Jadwalnya
BMRI Jadwalkan Dividen Final Rp377 per Saham, Cum Date 8 Mei 2026
INDF Kemas Laba Rp2,96 Triliun, Surplus 9 Persen Kuartal I 2026





