IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
victoria sekuritas

Victoria Care Indonesia (VICI) Tebar Sisa Dividen Rp46,9 Miliar 

12/05/2022, 07:30 WIB

Victoria Care Indonesia (VICI) Tebar Sisa Dividen Rp46,9 Miliar 

EmitenNews.com - PT Victoria Care Indonesia (VICI) memutuskan membagi dividen Rp70,4 miliar. Gelontoran dividen 2021 itu, sudah termasuk dividen interim Rp23,4 miliar pada 25 Oktober 2021. So, perseroan akan mendistribusikan sisa dividen Rp46,9 miliar.


Keputusan pembagian dividen tersebut telah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Victoria Care pada Rabu, (11/5). Selain itu, perseroan juga mengumumkan perubahan susunan pengurus. Itu seiring bergabungnya Tene Michael Alexander sebagai anggota direksi.


Tene pernah menjabat sebagai investor relations di berbagai perusahaan ternama. Kehadiran Tene diharap mampu mewujudkan visi misi Victoria Care Indonesia di masa mendatang. Tene berpengalaman, inovatif, dan berpemikiran maju. ”Kami berharap bisa melihat dampak positif pada pertumbuhan jangka panjang,” harap Blly Hartono Salim, Direktur Utama Victoria Care Indonesia.


Menyusul perubahan itu, struktur anggota direksi baru perseroan  sebagai berikut. Direktur Utama Billy Hartono Salim, Direktur Sumardi Widjaja, Direktur Rosid Sujono, Direktur Tene Michael Alexander, dan  Direktur Henny Soetanto. 


Sepanjang 2021, Victoria Care mencatat penjualan Rp1,15 triliun. Meroket 10,2 persen dari periode sama  2020 sejumlah Rp1,05 triliun. Laba kotor naik 10,5 persen menjadi Rp573,78 miliar. Laba bersih melesat 19,5 persen menjadi Rp177,2 miliar daripada periode sama tahun sebelumnya Rp148,4 miliar.


Perseroan akan terus berusaha mempertahankan pertumbuhan, memproyeksikan pendapatan, dan laba bersih naik double digit dari tahun sebelumnya. Guna mencapai target itu, perseroan menyiapkan sejumlah strategi. Antara lain menyiapkan beragam produk terbaru, memaksimalkan akun Oemah Herborist berbagai platform e-commerce, mempercepat penjualan produk, dan menjalin komunikasi dengan negara-negara tujuan ekspor. (*)



Author: J S