Untuk posisi keuangan DLTA yang sangat perlu diperhatikan adalah kas dan setara kas akhir tahun tercatat sebesar Rp697,22 miliar atau turun 17,41 persen dari sebelumnya Rp844,21 miliar.

Namun yang perlu menjadi perhatian adalah kabar yang sudah sangat santer terdengar bahwa BUMD milik Ibu Kota itu ingin dilego atau dijual sahamnya oleh Pemprov DKI Jakarta. Penjualan saham PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) tersebut tak terlepas dari sang Gubernur, dimana Anies Baswedan ketika mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta mengungkapkan akan melepas saham produsen miras itu.


Seperti diketahui bahwa Pemprov DKI menggenggam 26,25 persen saham emiten bir yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 27 Februari 1984 dan bertengger di papan utama perdagangan.(Rizki)