Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan semester 1 2023 tanpa audit BUKA yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (30/7/2023).

 

Sementara itu, jumlah kewajiban berkurang 9,04 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp825,2 miliar.

 

Pada sisi lain, total ekuitas menyusut 3,1 persen dibanding akhir Desember 2022 menjadi Rp26,275 triliun.

 

Patut dicermati, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi sepanjang semester 1 2023 mencapai Rp155,08 miliar.

 

Pasalnya, penerimaan dari pelanggan hanya Rp2,433 triliun, tapi pembayaran kepada pemasok dan karyawan mencapai Rp2,996 triliun.