Wall Street Rebound, IHSG Makin Moncer
:
0
Seseorang berjalan di bagian teras depan gedung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street berhasil rebound setelah sehari sebelumnya mengalami tekanan jual masif. Lompatan Wall Street itu, seiring penguatan harga Bitcoin di atas level USD90 ribu. Lalu, ditopang lonjakan saham sektor teknologi menjadi katalis utama sekaligus pendorong penguatan indeks.
Pada perdagangan kemarin, Bitcoin mencatat penguatan hingga 7 persen, dan berhasil mendorong kenaikan saham-saham emiten berhubungan dengan aset digital tersebut. Sementara itu, saham emiten berhubungan dengan AI juga mencatat penguatan. Nvidia sebagai emiten favorit investor surplus 0,86 persen.
Sedang emiten infrastruktur AI, Credo Technology meroket 10,12 persen setelah melaporkan laba bersih lebih baik dari ekspektasi. Penguatan indeks bursa Wall Street, dan aksi beli investor asing diprediksi akan menjadi sentimen positif pasar. Koreksi harga mayoritas komoditas berpeluang menajdi sentimen negatif indeks harga saham gabungan (IHSG).
Kendati begitu, indeks diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.565-8.515, dan resistance 8.670-8.720. Berdasar data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan investor menjala saham ASII, CDIA, UNVR, BRMS, BBYB, dan DSNG. (*)
Related News
Daftar Top Losers Sepekan, Cek Saham Apa Saja
Daftar Saham Top Gainers Sepekan, BACH Pimpin Klasemen
IHSG Menguat Tipis 0,64 Persen Sepekan, Asing Net Buy Rp7,1 Triliun
Tren Diversifikasi Aset Digital di Tengah Pemulihan Pasar Kripto
Akhiri Juli IHSG Melesat ke 6.236, Dua Saham Bakrie Volume Teraktif
IHSG Sesi I (31/7) Pertahankan Penguatan di Atas Level 6.200





