Wamen BUMN Ngotot Sebut IPO Pertamina Geothermal Energy Sukses Berdasar Perolehan Dananya
:
0
(empat dari kiri) Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury dalam sesi konfrensi pers setelah listing perdana saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk atau PGE (PGEO)di Bursa Efek Indonesia, Jumat (24/2/2023). Foto/Rizki EmitenNews.com
EmitenNews.com—Melihat saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk atau PGE yang berkode saham PGEO dinilai harus lebih pada sisi fundamental, bukan secara short term atau jangka pendek. Penilaian itu datang Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury.
"Dari sisi fundamental, perusahaan ini fundamental kuat dengan EBITDA margin kuat, balance sheetnya pun sangat baik, kita sih optimis. Jangan lihat dari apa yang terjadi secara short term, tapi fundamentalnya secara keseluruhan," kata Pahala dalam konferensi pers di Main Hall, BEI, Jakarta, Jumat (24/2/2023).
Pahala mempertegas bahwa dengan IPO bisa meningkatkan kinerja PGE, sebelum IPO pendapatan dan laba PGE per tahun naik 5-10 persen. PGE bisa dibilang perusahaan EBT dengan EBITDA terbaik mendekati angkat 70 persen. Kalau dari sisi fundamental ini merupakan perusahaan yang kuat bisa di lihat dari ebitda, progres perkembangan dan kesehatannya.
Pada debut perdagangan saham hingga pukul 11.24 WIB, saham PGEO ditransaksikan melemah Rp60 (6,9 persen) ke posisi Rp815 per unit saham dari pembukaan di angka positif 925 dari harga awal Rp875 per unit saham. Penurunan ini nyaris membuat saham PGEO mengalami autorejection bawah alias ARB.
Pahala membantah apabila IPO Pertamina Geothermal Energy tidak sukses, mengingat dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp9,05 triliun.
Related News
Menperin Buka Rahasia agar Produk IKM Lekas Naik Kelas, Begini Caranya
HUT ke-18, ICSA Soroti Tantangan Etika dan Integritas di Era AI
Sikap Bos Indosaku soal Denda OJK Rp875 Juta karena Ulah Penagih Utang
Lewat Dashboard Haji Bisa Pantau Data Jamaah Hingga Jadwal Penerbangan
Setelah Ekonomi Hijau, Presiden Dorong Ekonomi Biru, Apa Itu?
Indonesia Dorong ASEAN Percepat Diversifikasi Energi di Tengah Krisis





