Waspada! Terindikasi Gagal Bayar, Fitch Beri Peringkat Pan Brothers (PBRX) 'RD(idn)'
:
0
EmitenNews.com - Fitch Ratings telah mengafirmasi peringkat perusahaan garmen yang berbasis di Indonesia PT Pan Brothers Tbk. Fitch juga telah mengafirmasi senior unsecured notes Pan Brothers senilai USD171 juta, yang diterbitkan oleh PB International BV, di 'C' dengan Recovery Rating di 'RR4'. Pada saat yang sama, Fitch Ratings Indonesia telah mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang Pan Brothers di 'RD(idn)'.
Peringkat Nasional 'RD' menunjukkan emiten yang, menurut pendapat Fitch, telah mengalami gagal bayar yang tidak dapat disembuhkan atas obligasi, pinjaman atau kewajiban keuangan material lainnya tetapi belum masuk ke dalam pengajuan pailit, administrasi, kurator, likuidasi atau penutupan formal lainnya. prosedur, dan tidak menghentikan bisnis.
"Peringkat 'RD' Pan Brothers mencerminkan gagal bayar tanpa jaminan dari pinjaman sindikasi dan surat utang senior tanpa jaminan," tulis Fitch Ratings dalam pemeringkatannya belum lama ini.
Restrukturisasi yang Sedang Berjalan: Pan Brothers masih dalam proses restrukturisasi senior unsecured notes sebesar USD171 juta dan pinjaman sindikasi sebesar USD138 juta. Perusahaan dan pemegang surat utang telah sepakat untuk merestrukturisasi surat utang senior tanpa jaminan di bawah skema pengaturan, yang disetujui oleh Pengadilan Tinggi Singapura pada 17 Januari 2022. Pan Brothers mengharapkan restrukturisasi akan dilaksanakan pada akhir Maret 2022 setelah kondisi yang relevan terpenuhi. bertemu. Ini termasuk pengakuan skema di Pengadilan Kepailitan AS.
Pada saat yang sama, Pan Brothers sedang mengerjakan amandemen dan penyajian kembali fasilitas pinjaman sindikasinya, serta bernegosiasi dengan pemberi pinjaman untuk fasilitas modal kerja. Pemegang saham akan diminta untuk menyuntikkan USD50 juta ke perusahaan, tonggak penting untuk restrukturisasi pinjaman sindikasi.
Related News
Telkom (TLKM) Bidik Pasar Sovereign AI, Siapkan Platform AdyaCakra
Usai RUPST 2026, Bank Raya (AGRO) Optimistis Makin Kuat Melangkah
Bidik Produksi 700 Ribu Ton, CSRA Patok Pendapatan Rp2 Triliun di 2026
SUPR Siap Go Private, Protelindo Tawarkan Rp45.000 per Saham
GEMS Bagi Dividen USD80 Juta, Payout Ratio 31 Persen dari Laba 2025
Folago (IRSX) Kantongi Izin OTT Piala Dunia 2026





