WEHA Setujui Dividen Rp6 per Saham, Siap Ekspansi Usaha Bus AKAP
:
0
Bus pariwisata milik PT WEHA Transportasi Indonesia, Tbk. (WEHA) mendarat di titik pemberhentian. Foto: Istimewa..
EmitenNews.com - PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk. (WEHA) emiten bus travel White House Group menetapkan pembagian dividen Rp6 per lembar saham untuk tahun buku 2025 sekaligus mendapat restu RUPS untuk menambah lini usaha penunjang.
Mengacu keterbukaan informasi, Selasa (12/5), perseroan membukukan laba bersih Rp22,19 miliar pada 31 Desember 2025. Dari jumlah itu, WEHA mengalokasikan Rp8,76 miliar atau 39,49 persen dari laba bersih sebagai dividen tunai. Sisanya Rp13,42 miliar dibukukan sebagai laba ditahan.
Dengan harga saham WEHA di Rp125 pada perdagangan Senin (12/5), dividend yield tercatat 4,80 persen.
Dalam RUPS yang sama, pemegang saham mengetuk palu persetujuan penyesuaian kegiatan usaha penunjang dengan suara bulat alias setuju 85,644 persen atau 250.880.705 saham.
Dengan keputusan ini, WEHA dapat menjalankan tiga kegiatan penunjang baru untuk menopang usaha utama Angkutan Bus Pariwisata. Ketiganya meliputi Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi untuk mobil, bus, truk dan sejenisnya, Angkutan Bus Khusus, serta Angkutan Bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP).
“Penambahan kegiatan usaha penunjang ini sejalan dengan strategi kami untuk mengoptimalkan aset dan memperluas layanan transportasi, sehingga dapat menopang pertumbuhan usaha utama di segmen bus pariwisata,” ujar Direktur WEHA Transportasi Indonesia Tbk, Edgar Surjadi.
RUPS juga menetapkan kembali susunan direksi periode 30 April 2025 hingga 30 April 2030. Andrianto Putera Tirtawisata menjabat sebagai Direktur Utama, didampingi Tiodora Amran Bonard, Edgar Surjadi, dan Romy Firmangustri sebagai Direktur.
Related News
Dana IPO RANS Telah Dipakai Buat Pelunas Utang Rp29,95M, Sisanya Nanti
Laba MYOR Naik Tipis, Arus Kas Operasi Melejit 315,8 Persen
Usai Melejit ARA, 2 Saham Lanjut Terkapar Ketika Dinaikkan Status UMA
IATA Punya Logo Baru, Tanda Lepas dari Harry Tanoe?
Tersungkur ARB Usai Buka Suspensi Jilid II, Saham RGAS Tak Lagi Ngegas
Saham Lanjut Ngegas 91% Terobos UMA Berakhir Distop BEI, Kapan Dibuka?





