WIKA Beton Kantongi Proyek Strategis OKI Rp104 Miliar
:
0
Distribusi Tiang Pancang Proyek OKI dari Pabrik WIKA Beton Lampung Plant Lampung Selatan. Foto: WTON
EmitenNews.com - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) berhasil meraih kontrak baru senilai Rp104 miliar dari proyek ekspansi pabrik tisu milik PT OKI Pulp & Paper Mills di Sumatra Selatan. Proyek strategis di bawah naungan Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas Group ini dibangun untuk meningkatkan kapasitas produksi tisu seiring dengan meningkatnya permintaan pasar domestik.
Pada proyek ini, WIKA Beton menyuplai tiang pancang berdiameter 500 mm dari fasilitas produksinya di Pabrik Produk Beton Lampung dan Plant Lampung Selatan. Penggunaan fasilitas ini menonjolkan salah satu keunggulan kompetitif WIKA Beton, yaitu sebaran pabrik yang luas sehingga memungkinkan pemilihan lokasi produksi terdekat dengan area proyek.
Hal ini berdampak langsung pada biaya distribusi yang lebih ekonomis serta proses pengiriman yang jauh lebih cepat dan tepat waktu. Dengan dukungan logistik yang efisien tersebut, estimasi durasi pengerjaan proyek ini diproyeksikan memakan waktu sekitar delapan bulan menggunakan beton pracetak berkualitas tinggi yang dirancang khusus untuk struktur pabrik berskala besar.
Sekretaris Perusahaan WIKA Beton, Yushadi, mengatakan bahwa perolehan kontrak ini mencerminkan kepercayaan mitra industri terhadap kualitas dan kapabilitas perusahaan.
“Kontrak ini mempertegas komitmen kami untuk menjaga standar mutu produk yang tinggi serta menghadirkan solusi beton pracetak yang andal,” ujar Yushadi, dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2026).
Proyek ini, tambah Yushadi, mencerminkan penguatan portofolio WIKA Beton pada sektor industri dan sektor konstruksi. Fokus utama perusahaan tetap tertuju pada penciptaan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan melalui operasional yang prima.
"Dengan dukungan penuh dalam ekosistem Danantara dan BUMN, WIKA Beton optimistis dapat terus bersinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta menghadirkan solusi beton pracetak yang inovatif dan terintegrasi di masa depan," pungkas Yushadi.
Related News
Suspensi Usai, BSA Logistics (WBSA) Lanjutkan Reli
Investor Asing Borong Saham Komoditas-Telekomunikasi, Net Buy Rp380 M
POLU Rugi Bengkak 900 Persen, Saham Meroket Signifikan
FOLK Tuntaskan Akuisisi 99,96 Persen Saham TMI
Grup Djarum (IBST) Otw Go Private, Alasannya Kenapa?
UNTR Beber Jadwal Dividen Final Rp3,86 Triliun, Cair 18 Mei





