IDXINDUST

 -0.56%

IDXINFRA

 0.58%

MNC36

 -0.42%

IDXCYCLIC

 -0.44%

IDXSMC-LIQ

 -0.23%

IDXHEALTH

 -0.02%

IDXTRANS

 -0.38%

IDXENERGY

 -0.25%

IDXMESBUMN

 -0.32%

IDXQ30

 -0.15%

IDXFINANCE

 -0.69%

INFOBANK15

 -0.68%

I-GRADE

 -0.40%

COMPOSITE

 -0.44%

IDXTECHNO

 -0.43%

IDXV30

 -0.75%

ESGQKEHATI

 -0.26%

IDXNONCYC

 0.17%

Investor33

 -0.48%

IDXSMC-COM

 -0.37%

IDXESGL

 -0.12%

IDXBASIC

 -1.49%

DBX

 -0.97%

IDX30

 -0.54%

IDXG30

 -1.11%

KOMPAS100

 -0.46%

ESGSKEHATI

 -0.29%

PEFINDO25

 -0.43%

MBX

 -0.35%

BISNIS-27

 -0.43%

ISSI

 -0.55%

IDXPROPERT

 -0.15%

LQ45

 -0.41%

IDXBUMN20

 -0.48%

IDXHIDIV20

 -0.32%

JII

 -0.61%

IDX80

 -0.45%

JII70

 -0.64%

SRI-KEHATI

 -0.26%

SMinfra18

 -0.10%

mark dynamics indonesia
victoria sekuritas

Wisata ke Gunung Salak Tak Lengkap Tanpa Menikmati Indahnya Kawah Ratu

16/01/2022, 12:20 WIB

Wisata ke Gunung Salak Tak Lengkap Tanpa Menikmati Indahnya Kawah Ratu

EmitenNews.com – Bagi para pecinta alam dan penggemar kesejukan. Ada objek wisata yang cukup dekat dari Jakarta yang berlokasi di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Berjarak kurang lebih 45 kilometer dari pusat kota Bogor dengan waktu tempuh sekitar 1 Jam 30 menit berkendara.


Kawah Ratu, itu lah nama objek wisata yang sangat familiar bagi para pecinta alam. Kawah Ratu merupakan kawah yang terbentuk dari erupsi yang terjadi di Gunung Salak. Erupsinya begitu dahsyat sehingga membentuk kawah dengan kandungan belerang. Biasanya, kawah berada di puncak gunung, namun berbeda dengan Kawah Ratu yang ada di perut gunung. Di ketinggian kurang lebih 800-900 mdpl.


Kawasan ini memiliki pemandangan yang begitu memikat. Batu-batuan yang tak beraturan tersebar di berbagai tempat, membuatnya begitu artistik. Ditambah dengan air dari kawah yang berwarna biru tosca menjadi daya tarik tersendiri. Jika melihat dari dekat dasar dari perairan berwarna kuning, yang menandakan kandungan belerang di sini.


Saat kalian tiba di area Kawah Ratu, kalian bisa menikmati berbagai macam keindahan yang ada. Dari data yang didapatkan di situs resmi Taman Nasional Gunung Halimun Salak, dikatakan bahwa tempat wisata Kawah Ratu memiliki fitur yang cukup lengkap.


“Di lokasi ini, Anda dapat menikmati indahnya air terjun, area berkemah atau camping ground yang cukup luas, dan tentunya Anda dapat menikmati pemandangan bekas letusan dahsyat Gunung Salak, berupa Kawah Ratu.”


Sebagai kawah yang masih aktif, tentunya terdapat banyak gas beracun disana. Batas keamanan pun mesti dipatuhi untuk keselamatan pengunjung.


Salah satu lokasi terbaik di Gunung Salak adalah Kawah Ratu. Sebagai tempat wisata Kawah Ratu memiliki fasilitas yang cukup lengkap.


Kawah Ratu masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak bisa menjadi pilihan trekking yang dekat dengan ibukota. Menawarkan keindahan bentang alam serta kawah belerang eksotis. Ditambah dengan panorama hijau perbukitan dan hutan Pinus sangat cocok bagi yang ingin menghilangkan penat.


Tak hanya itu, udara di sekitar juga masih sangat sejuk. Serta semakin hangat ketika berada di kawasan Kawah Ratu yang mengeluarkan uap panas. Berbagai aktivitas dapat dilakukan di sini, mulai dari trekking hingga berfoto-foto. Wisatawan pun dapat berkemah di kawasan wisata ini di area yang sudah tersedia.


Objek wisata ini dapat buka dari pagi hingga sore hari. Waktu terbaik untuk berkunjung ke sini adalah pada saat pagi hari. Suasana pagi yang sejuk akan menyenangkan bila menghabiskan waktu di kawasan kawah.


Untuk menuju Kawah Ratu hanya bisa dilakukan dengan trekking. Sebelum trekking, wisatawan harus mempersiapkan pakaian dan alas kaki dengan baik. Selain itu, perbekalan seperti makan dan minuman harus tersedia dengan cukup. Karena selepas gerbang taman nasional, tidak ada lagi warung penjual makanan.


Yang tak kalah penting, wisatawan juga harus mempersiapkan fisik, karena jalur trekking-nya tak selalu landai. Dengan dominasi medan jalan tanah dan berbatu. Kemudian sesekali harus melewati sungai-sungai kecil. Sehingga alangkah baiknya jika mengenakan alas kaki yang tahan air.


Di beberapa jalur memiliki medan yang cukup ekstrim, bahkan kemiringannya mencapai 90 derajat. Apalagi ketika sampai di kawasan hutan mati, dimana banyak pepohonan yang sudah tumbang. Sehingga sesekali wisatawan harus memanjat bangkai-bangkai pohon untuk dapat melewatinya. Dan medan akan semakin sulit ketika musim hujan, karena menjadi licin.


Author: Rizki