Wisman ke Indonesia Capai 1,25 Juta Orang, Didominasi Warga Asing Ini
:
0
BPS mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara meningkat, didominasi warga negara Malaysia, Australia, dan China. Dok. Bisnis.com.
EmitenNews.com - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta orang. Terjadi peningkatan 7,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Melemahnya nilai tukar rupiah dipastikan berpengaruh pada meningkatnya jumlah wisman ke Indonesia, didominasi warga Malaysia, Australia, dan China.
"Dengan demikian, secara total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 1,25 juta atau naik 14,75 persen secara bulanan, sedangkan secara tahunan naik 7,22 persen," kata Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Peningkatan kunjungan wisman juga tercermin pada capaian kumulatif sepanjang Januari-April 2026. Selama empat bulan pertama tahun 2026, jumlah kunjungan wisman tercatat mencapai 4,68 juta kunjungan atau naik 8,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
BPS menguraikan berdasarkan kewarganegaraan yang tercermin dari paspor yang digunakan, wisatawan asal Malaysia menjadi penyumbang kunjungan terbesar ke Indonesia pada April 2026. Warga negeri jiran yang ke Indonesia, mencapai 207,96 ribu atau setara 16,65 persen dari total kunjungan wisman.
Berikutnya ditempati wisatawan asal Australia dengan 157,96 ribu kunjungan atau 12,65 persen dari total wisman, disusul wisatawan asal China sebanyak 133,99 ribu kunjungan atau berkontribusi 10,73 persen.
Untuk kunjungan wisatawan domestik, BPS mencatat mobilitas wisatawan nusantara (wisnus) dengan jumlah perjalanan pada April 2026 mencapai 97,55 juta, turun 24,14 persen dibandingkan April 2025.
Meski demikian, secara kumulatif kinerja perjalanan wisatawan domestik masih menunjukkan pertumbuhan. Sepanjang Januari-April 2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 417,06 juta perjalanan atau meningkat 1,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
BPS juga mencatat perkembangan sektor transportasi yang berkaitan erat dengan aktivitas perjalanan masyarakat. Jumlah keberangkatan penumpang kereta api pada April 2026 mencapai 48,28 juta orang atau meningkat 7,65 persen dibandingkan April tahun lalu.
Untuk jumlah penumpang angkutan udara domestik tercatat turun 15,85 persen menjadi 4,57 juta penumpang. Untuk moda transportasi laut, jumlah penumpang angkutan laut domestik tercatat 2,93 juta orang atau turun 9,81 persen secara tahunan.
Penumpang angkutan penyeberangan mengalami penurunan, yakni 24,99 persen menjadi 4,69 juta penumpang.
Related News
Presiden Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Ada Apa?
Bacakan Pleidoi, Nadiem Sedih Disebut Penjahat Kerah Putih
Butuh Sepertiga Luas Batam di Jawa Untuk Bangun PLTS 100 GW
Segera Panggil Dua Anggota DPR, KPK Pastikan tak ada Tekanan Politik
Tuntaskan Kasus Korupsi Bea Cukai, KPK Sudah Periksa 20 Forwarder
Usai Musim Haji, KPK Limpahkan Kasus Korupsi Yaqut ke Pengadilan





